Anggota Komisioner KPU Kota kediri berikan Bimtek ke anggota PPS
Anggota Komisioner KPU Kota kediri berikan Bimtek ke anggota PPS

Guna mengantisipasi masuknya orang yang sudah meninggal dunia dalam Daftar Pemilih (DP) dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Kediri 2013, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) setempat mengadakan Bimbingan Teknis (Bintek) terhadap para Panitia Pemungutan Suara (PPS)

Bimtek berlangsung di Gedung Pertemuan Kantor KPUD Kota Kediri Jalan Jaksa Agung Suprapto Kota Kediri. Dalam kegiatan tersebut menghadirkan seluruh anggota PPS dari tiga kecamatan di Kota Kediri yakni, Kecamatan Pesantren, Kecamatan Kota dan Kecamatan Mojoroto.

“ Bimtek Daftar Pemilih ini merupakan rangkaian agenda KPUD Kota Kediri dalam persiapan Pemiluka Kota Kediri, Pemilihan Gubernur, Pemilihan Anggota Legislatif serta Pemilihan Umum Presiden. KPU memberikan bimbingan kepada para PPS sebagai pembekalan dalam bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya,” ujar Mamnun, komisionir KPUD Kota Kediri, Jumat (26/4/2013)

KPU memberikan memberikan pemahaman proses entri data pemilih dari sistem manual ke aplikasi digitan. Proses memasukkan data pemilih berdasarkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang telah dibagi berdasarkan lingkup Rukun Tetangga (RT) dan verifikasi terhadap pemilih yang sudah meninggal dunia.

Mamnun menambahkan, selain verifikasi terhadap pemilih yang sudah meninggal dunia ke dalam aplikasi digital, dalam Bimtek juga ditegaskan kecermatan terhadap pemilih yang berprofesi TNI dan Polri. PPS diminta untuk mengklasifikasikan para pemilih berprofesi TNI/Polri pada TPS 0 (nol), karena sebagai alat Negara. Sehingga tidak boleh masuk dalam daftar pemilih.

Salah seorang anggota PPS mengatakan, entri data pemilih berdasarkan TPS dengan sistem digital memiliki tingkat kesulitan tersendiri bagi dirinya dan para PPS lain. Sebab, mereka bisa bekerja secara manual. Tetapi setelah mendapatkan penjelasan dari KPU, akhirnya para PPS bisa memahami. (mc)