Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Kediri menjamin tidak akan ada titip-titipan dari pasangan calon walikota tertentu saat pengundian nomor urut yang akan dilakukan senin malam(15/07).

 

Menurut Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofiq mengatakan, pengambilan nomor urut akan berjalan fair dan transparan. Selain itu sebelum dilakukan pengambilan nomor urut,  pihaknya juga akan meminta Panwaslu untuk melihat nomor undian untuk memastikan tidak ada tanda-tanda khusus dalam slot yang akan diambil.

 

“Kami menjamin tidak ada titip-titipan dari siapapun saat pengambilan nomor urut. Untuk memastikannya, kami juga akan melibatkan beberapa pihak terutama panwaslu untuk mengawasi slot yang berisi nomor urut,” ujar Agus Rofik.

 

Masih kata Agus, dalam pengambilan nomor urut pihaknya tidak akan memberikan batas waktu kepada para calon saat pengambilan nomor urut. Untuk diketahui dalam Pilwali Kota Kediri nanti akan diikuti 7 pasangan calon walikota, yakni pasangan Kasiadi- Budiraharjo,  Imam Subawi – Suparlan, Abdullah Abu Bakar  – Lilik muhibbah,  Samsul Ashar – Sunardi  Harry Muler- Ali Imron, Bambang Harianto – Hartono dan Arifuddinsyah – Ki Sudjatmiko.