KPU Kota Kediri, sabtu sore menerima kedatangan tim sukses pasangan calon Mas Abu – Ning Lik, yang mengingatkan KPU terkait Daftar Pemilh Tetap yang sebagian datanya tak akurat. Tim sukses pasangan nomor 6  ini menemukan sejumlah kejanggalan DPT , yang bisa menimbulkan pengelembungan suara.

 

Kepastian penemuan kejanggalan dalam DPT ini disampaikan tim sukses Mas Abu- Ning Lik di kantor KPU Kota Kediri dan diterima Ketua KPU Kota Kediri agus Rofiq, serta dua komisioner KPU, Masrukin dan Nurul Mamnun.

 

Menurut tim Mas Abu, ada sejumlah kejanggalan pada DPT setelah di lakukan croscek oleh tim internal pasangan nomor urut 6 ini. Kejanggalan ini dikhawatirkan akan mengakibatkan kecurangan saat pemilihan nanti, seperti penggelembungan suara.

 

“ Diantaranya salah satu yang ditemukan kecurangan diantaranya, adalah nama dan tanggal lahir sama atau nama ganda, nama dan nomor pemilh sama di tps yang sama dan tps beda, nomor pemilih sama,sudah banyak yg tdk berdomisili, banyak pemilih yang usianya kurang dari 17 tahun, satu orang memiliki dua hak suara di tps yang berbeda namun dalam satu kelurahan, serta data warga yang sudah pindah dan meninggal masih tercantum sebagai dpt, serta kejanggalan lain,” terang Ibrahim anggota tim Mas Abu – Ning Lik.

 

Sementara menurut Masrukin SH, Komisioner KPU Kota Kediri sangat menyambut baik kedatangan tim Mas Abu-Ning Lik ini sebagai langkah positif dalam upaya ikut mengontrol Pilkada mendatang. Pasalnya hingga saat ini belum ada satu pasangan dari calon lain yang melaporkan kejanggalan atau kemungkinan kekeliruan pada DPT.

 

“ kami terkejut, ternyata ada kekeliruan dan kami akan segera croscek dengan ppk serta pps. Bahkan kami sangat senang dan mengacungi jempol langkah yang diambil tim Mas Abu dan  Ning Lik untuk ikut mengawasi proses pilkada, terutama DPT. Bagaimanapun juga kami sangat berterimkasih,” ujar pria alumnus FH Untag Surabaya ini.

 

Pihak KPU sendri berjanji akan melakukan kroscek ulang dengan PPS, PPK, serta akan mengumpulkan tim sukses para pasangan calon untuk ikut membahas dan mengawasi proses verifikasi DPT lanjutan, yang hingga saat ini masih belum close atau belum ditutup. “ Proses verifikasi terus dilakukan karena kami yakin masih ada data yang kurang dan ada kesalahan, namun itu tidak semua. Untuk itu kami akan melakukan pembahasan ulang terkait DPT ini,” imbuh Masrukin.

 

KPU Kota Kediri akan mengundang semua tim pasangan calon, PPK, PPS dan sejumlah pihak terkait untuk mengetahui kebenaran dan data DPT terbaru, untuk mengakomodir serta kroscek ulang hasil DPT termutakhir.