Ada beberapa poin dalam pelaksanaan deklarasi, yakni aturan untuk melaksanakan pemilu damai, tidak membawa SARA, primordialisme serta menjunjung tinggi pilkada yang santun.

 

Kapolres Kediri Kota AKBP Ratno Kuncoro yang mencuplik perintah Kapolda Jatim, mengatakan agar keinginan masyarakat menciptakan  kampanye dapat berlangsung kondisif  dan santun, supaya tim kapampanye dan paslon  dapat  mematuhi ketentuan hukum yang berlaku.  “ Hati boleh panas tapi kepala harus dingin,” ujar Kapolres saat memberi sambutan.

 

Bahkan Kapolres juga menginstruksikan agar menangkap setiap orang yang ketahuan atau memberikan provokasi untuk menciptkan chaos pada pelaksanaan pilkada untuk ditangkap.

 

Lebih lanjut Kapolres juga menuturkan, pihak kepolisian  siap mengawal kampaye. Selanjutnya Kapolres juga menghimbau para pasangan  cxalon untuk menghindari  segala bentuk kampanye yang mengarah  ke isu SARA, menjelekan salah satu pasangan calon , serta promordial yang bisa timbulkan konflik.

 

Setelah menyanyikan  lagu kebangsaan Indonesia Raya, prosesi ikrar untuk kampanye damai dan diakhiri penandatanganan kesepakatan pelaksanaan kampanye damai.

 

Selanjutnya , rute yang diambil dalam pawai kampanye damai kali ini akan menempuh jalur jalan-jalan protokol atau utama di kota Kediri. Dengan start dan finish didepan kantor KPU Kota Kediri Jalan Jaksa Agung Suprapto. Iring-iringan mobil pawai kamp[anye damai ini, paling depan mobil dari pihak kepoilisan, mobil KPU, lalu diikuti mobil tujuh pasangan walikota dan wakil walikota, serta rombongan mobil empat pasangan tim calon gubernur Jatim sesuai nomor urut.

 

Foto terkait :

 

Mojoroto-20130811-00150