Guna memberikan penjelasan tentang tata cara pencoblosan saat pemilihan gubernur maupul Pilwali 29 agustus mendatang, KPU Kota Kediri menggelar simulasi pencoblosan yang diikuti para siswa dan siswi tingkat SMA di Kota Kediri.

Dalam simulasi itu para penyelenggara pemilu semuanya juga berasal dari para siswa tersebut. Mulai dari KPPS, PPS, saksi, pihak keamanan hingga pemilih. Mereka mendapat peran masing-masing sesuai petunjuk yang sudah dibuatkan. Anggota KPU Kota Kediri Samanhudi mengatakan para pemilih pemula sudah memahami tata cara pencoblosan tinggal prakteknya dan bisa mensosialisasikan kepada teman-temannya disekolah yang sudahmemilik hakpilih.

“ kami bekrjasama dengan dinaspendidikan kota Kediri, untuk melakukan sosialisasi ini, sehingga setelah inipara siswa yang dapat informasi bisa mentransformasikan kepada rekan-rekanya disekolah yang berhak memilih,” kata Samhudi

Jumlah pemilih pemula tercatat sekitar 20 persen dari total jumlah pemilih di Kota Kediri yakni sekitar 206 ribu pemilih. Dengan optimalisasi sosialisasi diharapkan bisa menekan angka golput dan kesalahan pencoblosan.

 

foto terkait :

 

Mojoroto-20130821-00282