Perusahaan dan instansi pemerintah maupun swasta di kota Kediri bisa dikenai sangsi pidana jika tidak meliburkan karyawan saat coblosan Gubernur Jawa Timur 29 agustus mendatang. Pada hari tersebut gubernur menetapkan sebagai sebagai hari libur.

 
Seluruh instansi pemerintah dan swasta di kota kediri wajib meliburkan karyawannya saat Pilwali dan Pilgub jatim 29 Agustus mendatang. Ini sesuai surat edaran Gubernur Jawa Timur tentang hari libur saat pemungutan suara pilgub dan pilwali.

 

Dikatakan anggota KPU Kota Kediri Masrukin instansi pemerintah maupun swasta wajib memberikan kesempatan karyawannya menyalurkan hak pilih dalam pilgub dan piwali. Instansi yang kedapatan tidak meliburkan karyawan/ bisa dikenai sangsi pidana.

Sesuai agenda coblosan Pilwali dan pilgub Jatim serentak akan berlangsung Kamis 29 Agustus. Diperkirakan sekitar 260 ribu warga kota kediri bakal menggunakan hak pilih menentukan kepala daerah Provinsi Jatim dan kota Kediri.