Maraknya hasil penghitungan cepat maupun real count KPU Kota Kediri himbau masyarakat untuk saling menahan diri dan menunggu hasil resmi dari KPU.

 

KPU Kota Kediri menghimbau semua masyarakat kota kediri untuk saling menahan diri terkait munculnya hasil penghitungan cepat dari beberapa lembaga survey. Anggota komisioner KPU Kota Kediri Zainal Arifin mengatakan hasil penghitungan cepat yang dirilis sejumlah lembaga survey bukanlah hasil resmi melainkan hanya sebagai data pembanding.

 

Mengingat hasil resmi saat ini masih dilakukakn rekapitulasi di tingkat panitia pemungutan suara (pps) dan dilanjutkan rekapitusali tingkat panitia pemungutan kecamatan (ppk). Sementara rekapitulasi ditingkat kpu baru akan dilaksanakan selasa mendatang. Untuk itu pihaknya menghimbau agar masyarakat bersama-sama menahan diri untuk merayakan kemenangan yang didasarkan pada penghitungan cepat oleh sejumlah lembaga survey.

 

Untuk diketahui hampir semua lembaga survey menyebutkan pasangan calon Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah unggul dalam penghitungan cepat. Diantarnya lingkaran survei indonesi (lsi) menyebut Mas Abu – Ninglik mendapat suara 43,89 persen, sementara SAS 43.72 persen. MSCI Mas Abu 43,78 persen, SAS 42,93 persen. Pusdeham Mas Abu 45,18 persen SAS 41,92 persen,  sementara di pihak lain yakni real count yang dilakukan tim pemenangan SAS menyebut SAS lebih unggul yakni memperoleh 43,91 persen, sementara Mas Abu mendapatkan 43,01 persen dari suara yang sudah masuk hingga jumat malam 90 persen.