Berbagai cara dilakukan KPU Kota Kediri untuk mensukseskan pemilu legislatif 9 april mendatang. Seperti yang dilakukan KPU Kota Kediri.  KPU Kota Kediri memberikan penjelasan kepada  ratusan karyawan RS Gambiran yang besok pada tanggal  9 april menjalankan tugasnya di rumah sakit.

sejak dihapuskan tps khusus di rumah sakit  dalam dua periode pemilu lampau rumahsakit tidak lagi mempunyai tps khusus. Artinya warga rumah sakit seperti pasien/ penunggu pasien /perawat/ dokter/ berpotensi tidak mencoblos alias golput. hal ini dikarenakan saat itu mereka bertugas dan tidak bisa meninggalkan tugasnya.

seperti di rumah sakit Gambiran kota Kediri misalnya sejak dihapuskannya tps khusus  rumah sakit ini tidak lagi menggelar pemilu di lingkungan rumah sakit.  seperti  periode  pemilu  sebelumya.  Berarti  dalam satu rumah sakit ini saja sudah kehilangan suara  antara seratus hingga seratus limapuluh untuk  karyawan saja atau 25 persen dari jumlah karyawan rumah sakit.

jika tidak ada tps jumlah ini semakin membengkak ditambah jumlah pasien yang dirawat sekita 200 an dan penunggu pasien  sekitar 200 an. oleh karena itu KPU Kota Kediri melakukan sosialisasi  ke sejumlah rumah sakit di kota Kediri.

H. Zainal Arifin, anggota KPU Kota Kediri,  menambahkan di rumah sakit Gambiran sedikitnya sudah pernah mengikuti empat kali pemilu dengan tps khususnya. karena itu  pihaknya berharap agar  ada penggati tps khusus supaya angka golput bisa ditekan.