Gambar
Sidoarjo(21/04). Dalam rangka persiapan Pilkada Serentak di Propinsi Jawa timur tahun 2018, KPU provinsi Jawa Timur melaksanakan rapat koordinasi penyusunan anggaran pilkada tahun 2018 dengan 18 KPU kab/kota di KPU Prov Jatim.

Kali ini KPU kota kediri diwakili oleh Agus Rofiq selaku Ketua dengan Moch. Wahyudi sebagai divisi perencanaan, logistik dan keuangan. Acara dibuka oleh Ketua KPU Prop. Jatim Eko Sasmito dilanjutkan pengarahan oleh komisioner KPU Jatim yang lain. Pak eko sasmito menyampaikan bahwa rakor kali ini merupakan bahan yang akan dipakai dalam membahas rencana anggaran pilkada serentak 2018 bersama Pemerintah provinsi Jawa Timur yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 27 April mendatang.
Beberapa hal yang merupakan kesepakatan awal dalam rakor itu diantaranya adalah tentang honor badan adhoc (PPK, PPS, KPPS), PPDP, kelengkapan TPS, dan Biaya distribusi kotak Pilgub akan dibebankan di anggaran KPU Jatim, sedangkan untuk biaya distribusi kotak-bilik Pilbup/Pilwali ditanggung masing-masing pemda penyelenggara.
Dalam hal daftar pemilih, KPU Jatim memberikan arahan bahwa estimasi DPT, kab kota agar mengacu pada DPT pilpres dengan formulasi estimasi kenaikan kisaran 1 sampai 2 persen per tahun ungkap Choirul anam komisioner KPU Jatim Divisi teknis dan data.
pada kesempatan berikutnya, Gogot Cahyo Baskoro komisioner KPU Jatim divisi sosialisasi menghimbau kepada KPU kab/kota untuk memaksimalkan media sosial mayor, (Facebook, Twitter) yang terintegrasi dengan web masing-masing KPU Kab/Kota sehingga proses sosialisasi dapat maksimal.