unduhanPolitik dalam bahasa Yunani, berawal dari kata polis (kota), dan taia (urusan), berarti semua yang berhubungan dengan urusan Negara Kota, karena zaman dahulu negara itu hanya berupa kota-kota kecil, tidak seperti sekarang ini, yang sudah berkembang menjadi bagian-bagian yang luas dengan penduduk yang banyak. Jadi pada dasarnya politik itu adalah segala urusan masyarakat negara/kota baik yang bersifat pribadi atau umum. Sedangkan dalam bahasa Inggris, politik bisa diartikan dengan policy atau kebijakan, yaitu segala tindakan negara yang tidak tercantum dalam perundang-undangan tapi dapat dibenarkan, demi tercapainya tujuan negara.

KPU Kota Kediri, sebagai lembaga yang melayani politik, merupakan lembaga vertikal keatas yang memiliki kewajiban untuk menyampaikan pendidikan dan pengertian politik, baik pada masyarakat secara umum, dalam hal ini pelajar, mahasiswa, kelompok penggerak kemasyarakatan, maupun organisasi-organisasi  masyarakat lainnya. Hal ini untuk mendorong agar setiap orang memiliki keputusan politik yang tepat, khususnya pada saat pemilu, tidak hanya ikut-ikutan tanpa mengetahui alasannya. Masyarakat perlu tahu motif dibalik pencalonan setiap orang, dengan melakukan pengamatan, baik secara langsung melalui debat publik saat kampanye, maupun memperhatikan setiap hasil kerjanya (jika dia sudah pernah menjabat). Dengan memahami hal itu diharapkan masyarakat tidak mudah terbeli dengan iming-iming uang, meskipun uang itu juga merupakan bagian dari politik atau lazim disebut money politic, demikian penjelasan Anis Iva P, SP, selaku Anggota Komisioner KPU Kota Kediri yang membidangi Divisi Sosialisasi, dalam acara yang diselenggarakan Kesbangpol Pemkot Kediri itu.

Kustanto, SH, MS selaku dosen Universitas Kadiri, juga menambahkan bahwa “dalam politik, tidak ada lawan atau kawan yang abadi”, hal ini yang perlu diketahui masyarakat khususnya para pemilih pemula. Jadi tidak perlu anti terhadap sebuah partai politik tertentu, maupun rela mati demi partai politik tertentu, karena bisa jadi partai-partai yang bersengketa saat ini besok akan menjadi koalisi, karena yang abadi dalam politik adalah “kepentingan”.(zen)