(dari Kiri) Sekjen KPU RI Arief Rahman Hakim, Anggota KPU RI Ferry Rizky Kurniansyah, Arief Budiman dan Ketua KPU Jatim Eko Sasmito dalam pembukan Bimte PDPB di Pendopo Blambangan Banyuwangi (19/10).
(dari Kiri) Sekjen KPU RI Arief Rahman Hakim, Anggota KPU RI Ferry Rizky Kurniansyah, Arief Budiman dan Ketua KPU Jatim Eko Sasmito dalam pembukan Bimte PDPB di Pendopo Blambangan Banyuwangi (19/10).

Banyuwangi – KPU RI mengapresiasi KPU Provinsi Jawa Timur dalam penyelenggaraan Bimbingan Teknis Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di Pendopo Blambangan Kabupaten Banyuwangi pada 19-20 Oktober 2012. Anggota KPU RI Ferry Kurnia Rizkiyansyah dan Arief Budiman dan Sekretaris Jenderal KPU RI Arief Rahman Hakim serta Wakil Bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko turut hadir dalam kegiatan tersebut. Bimtek yang digelar di Bumi Blambangan tersebut diikuti oleh Ketua KPU Kabupaten/Kota, Divisi Perencanaan dan Data, Divisi Umum, Keuangan dan Logistik serta Sekretaris KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Dalam pembukaan acara, Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Banyuwangi karena telah bersedia memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan Bimtek ini.

“Dengan sambutan yang hangat dari Pemkab Banyuwangi ini, menandakan hubungan yang harmonis dan koordinasi yang berjalan baik antara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan KPU Provinsi Jawa Timur, saya sangat berterimakasih sekali kepada Pemkab Banyuwangi” ungkap mantan Ketua KPU Provinsi Jawa Barat ini. “Sambutan yang hangat dari Pemkab Banyiwangi ini tentu saja menjadi sebuah pemikiran bagi KPU RI untuk menyelenggarakan Rakornas atau Rapimnas KPU di Banyuwangi di masa yang akan datang” lanjut Ferry.

“Bimtek PDPB atau Mutarlih Berkelanjutan ini sangat penting untuk mengawal demokrasi yang berkualitas dan berintegritas” ujar pria yang biasa disapa Kang Ferry ini. “Cara berfikirnya sudah harus diubah, bahwa pendataan pemilih tak hanya dilaksanaakan jelang pemilu saja, namun harus dilaksanakan secara berkelanjutan” paparnya.

Ferry juga menekankan bahwa Anggota dan Sekretariat KPU sebagai Penyelenggara Pemilu wajib memegang prinsip integritas, kemandirian dan profesionalitas. “Ketiga prinsip tersebut wajib kita pegang teguh karena sangat menentukan kualitas penyelenggaraan pemilihan umum kita ini” ungkap pri kelahiran Bandung ini.

Selain Bimtek terkait PDPB, Bimtek tersebut juga membahas terkait masalah penataan pegawai dan masalah penghapusan logistik ex Pemilu dan Pilkada. (SRT)

[facebook][tweet]