Staff KPU Kota Kediri melayani warga yang mengadu karena tidak terdaftar dalam pemilih pada Rabu (16/11)
Staff KPU Kota Kediri melayani warga yang mengadu karena tidak terdaftar dalam pemilih pada Rabu (16/11)

Kediri- Walaupun dalam proses pemutakhiran data pemilih dlam pemilihan umum telah dilakukan dengan keterlibatan banyak pihak, ternyata masih saja ada yang tidak terdaftar. Akibatnya, bagi masyarakat yang kuranng paham, akhirnya tidak mau datang ke TPS karena tidak dapat undangan memilih. Salah satu contohnya yang dialami Wagiran, warga Jl. Kawi Kelurahan Mojoroto Kota Kediri. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak ini pada Rabu (16/11) mendatangi kantor KPU Kota Kediri. Pria empat anak ini diterima Staff Sub Bagian Program dan Data KPU Kota Kediri. “Pak, saya ini pada pemilu legislatif dan Pipres 2014 lalu tidak dapat undangan memilih, makanya saya tidak datang ke TPS, padahal pada pemilu sebelumnya saya selalu dapat undangan” ungkap pria empat anak ini.

Menannggapi aduan ini, staff KPU segera melihat KTP Wagiran untuk dicek datanya. Setelah ditelusuri dalam Aplikasi Sidalih yang menyediakan DPT Pileg dan Pilpres 2014 ternyata benar yang bersangkutan tidak terdaftar. Namun karena KPU Kota Kediri telah melakukan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), maka nama yang bersangkutan segera dicari di database website KPU Kota Kediri dan sudah terdaftar. “Sebenarnya pada 2014 lalu, bapak ndak masalah tidak dapat undangan, bapak bisa datang ke TPS dan membawa KTP dan pasti akan dilayani oleh KPPS” ujar Imam, staff yang menemui Wagiran. Namun Wagiran yang menyatakan kurang paham jika dapat membawa KTP saja walau tidak terdaftar, akhirnya memilih tidak datang ke TPS.

“Nanti kalau Pilkada atau Pemilu pak, bapak cek ya namanya, apa sudah terdaftar di DPT apa belum, kalau tidak terdaftar, maka segera lapor ke PPS atau ke KPU, dan misal bapak nanti belum terdaftar, saat pemilihan juga bisa langsung datang ke TPS membawa KTP, namun untuk saat ini, berdasarkan penelusuran data base pemilih kami yang baru, sudah masuk, kebetulan kami saat ini juga sedang melakukan pemutakhiran data pemilih berkelnjutan” jelas petugas yang melayani.

Setelah dilayani dengan baik, Wagiran menyatakan senang jika saat ini telah masuk database pemilih KPU Kota Kediri dan berharap kedepan namanya tidak hilang dari daftar pemilih lagi seperti pemilu sebelumnya. “Alhamdulillah pak, kalaau data saya sudah dimasukkan dalam atabase KPU, saya pamit ya pak” pungkas Wagiran dalam aduannya. (SUB)