Ketua, Anggota dan Sekretaris KPU Kota Kediri foto bersama Kepala BNN Kota Kediri dalam Kunjungan Kerja Kepala BNN Kota Kediri di KPU Kota Kediri pada Selasa (10/01).

Kediri-Sebagai langkah awal persiapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri tahun 2018, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri pada Selasa (10/1) melakukan koordinasi dengan KPU Kota Kediri. Bertempat di Ruang Komisioner KPU Kota Kediri, Kepala BNN Kota Kediri AKBP Lilik Dewi Indarwati Amk, SH, MM di dampingi Kepala Seksi Cegah dan Pemberdayaan Masyarakat D.N.Indrawati diterima langsung oleh Ketua KPU beserta Anggota dan Sekretaris KPU Kota Kediri. Dalam kunjungannya ke KPU Kota Kediri tersebut, BNN Kota Kediri selain silaturrahmi, juga melakukan sejumlah koordinasi antar lembaga dalam rangka persiapan pencalonan Walikota dan Wakil Walikota dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri tahun 2018.

“Kunjungan kami ini sebagai sebuah langkah dan menindaklanjuti instruksi dari Kepala BNN Pusat dalam rangka persiapan Pemilihan Wakilota dan Wakil Walikota Kediri tahun 2018 nanti, sehingga kami perlu masukan dari KPU Kota Kediri terkait langkah yang harus kami lakukan dalam pelaksanaannya nanti” ungkap Lilik Dewi Indarwati. Perwira Menengah Kepolisian ini juga mengungkapkan bahwa Kepala dan Wakil Kepala Daerah harus bebas narkoba. “Karena memang kita ini darurat narkoba, maka calon kepala daerah nanti harus dipastikan bebas narkoba, karena tentu kita tidak ingin memiliki Walikota dan Wakil Walikota pecandu narkoba” ungkapnya.

Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofiq menyatakan sesuai dengan Peraturan KPU yang mengatur tentang Pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, akan melibatkan BNN dalam pemeriksaan kesehatan dan bebas narkoba. “Kami sangat apresiasi dengan langkah BNN yang mau silaturrahmi ke KPU Kota Kediri dalam rangka mengkoordinasikan lebih awal persiapan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri tahun 2018” puji Gus Rofiq. “Kedepan akan lebih kita konkretkan lagi langkah-langkah yang harus dilaksanakan dalam pemeriksaan kesehatan dan bebas narkoba para calon, jika biasanya hanya melibatkan Rumah Sakit dan IDI, ke depan akan lebih banyakpihak yang dilibatkan lagi yaitu BNN dan Himsi dalam proses pencalonan” ungkapnya. Dalam Pemeriksaan kesehatan nanti, pihak yang dilibatkan akaan diikat dalam kesepakatan bersama imbuh Gus Rofiq. (SUB)