Kediri- Dalam pertemuan Belajar Bersama KPU Kota Kediri yang digelar secara rutin setiap rabu, pada 25/1 kali ini membahas peraturan KPU terkait pemungutan dan Penghitungan Suara sebagaimana diatur dalam Peraturan KPU Nomor 10 Tahun 2015 yang diubah dengan Peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2017 tentang Perubahan PKPU Nomor 10 Tahun 2015 tentang Pemungutan dan Penghitungan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil bupati dan atau Walikta dan Wakil Walikota. Menjadi pemateri kali ini adalah Divisi Teknis Kepemiluan KPU Kota Kediri, Pusporini Endah Palupi. Dalam diskusi yang berjalan, beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembahsan PKPU ini dicatat dalam Daftar Inventarisasi Masalah untuk diantisipasi yaitu:

  1. Pendistribusian Model Form C6 yang harus diperhatikan harus diberikan H-3 dan harus dalam pendistribusiannya perlu diperhatikan dengan seksama karena berpotensi memunculkan masalah yang berujung pada gugatan pasangan calon;
  2. Identifikasi pemilih disabilitas, manula, wanita hamil yang nantinya apakah harus diberikan kode pada Form C6 yang akan didistribusikan;
  3. Form A5 yang harus didistribusikan ke pihak Rumah Sakit;
  4. Koordinasi dengan Lapas terkait pemutakhiran data pemilih dan pelaksanaan pemungutan suaranya, karena antara pemilihan gubernur dan wakil gubernur berbarengan dengan pemilihan walikota dan wakil walikota;
  5. Cek list logistik agar mudah dideteksi pendistribusiannya dan mengantisipasi kekurangan logistik;
  6. Penentuan lokasi TPS harus memperhatikan jarak tempuh pemilih;
  7. Larangan PPS mendatangi rumah pemilih yang tidak bisa hadir pada saat pemilu berlansung;
  8. Pertimbangan khusus apakah perlu di buatkan TPS di Lapas.

Dari DIM tersebut yang akan dijadikan bahan Masukan oleh KPU Kota Kediri untuk tindak lanjut yang akan datang. Pembahasan terkait pemungutan dan penghitungan suara ini akan dilanjutkan pada kesempatan belajar bersama berikutnya. (HN)