Suasana Rakor di Kantor Baperlitbang Kota Kediri yang dihadiri Sekretaris Baperlitbang Samsu, Kepala Kesbangpol Tanto, Camat Se-Kota Kediri, Kepala Satpol PP Ali Muklis serta bagian administrasi pemerintahan Rosyid. Adapun KPU kota Kediri diwakili oleh Ketua, Divisi KUL dan Sekretaris KPU Kota Kediri 8/2.

Kediri: KPU Kota Kediri menghadiri rakor perencanaan anggaran Pilkada serentak tahap III tahun 2018 Kota Kediri di Kantor Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Kota Kediri (Rabu, 8/3). Hadir pada rakor tersebut Sekretaris Baperlitbang Samsu, Kepala Kesbangpol Tanto, Camat Se-Kota Kediri, Kepala Satpol PP Ali Muklis serta bagian administrasi pemerintahan Rosyid. Adapun KPU kota Kediri diwakili oleh Ketua, Divisi KUL dan Sekretaris KPU Kota Kediri.

Rakor yang dipimpin oleh Kepala baperlitbang tersebut bertujuan menyatukan persepsi dan tujuan terutama terkait penganggaran pilkada kota Kediri tahun 2018. “Semua kita kumpulkan disini dalam rangka sharing penganggaran pilkada sebab tidak semua anggaran Pilkada bisa teranggarkan di KPU padahal banyak hal-hal yang pasti dilaksanakan dan harus dianggarkan contohnya pengamanan saat pemungutan dan penghitungan suara baik di PPK atau PPS” kata Samsu saat membuka rakor.

KPU Kota Kediri yang diberi kesempatan memberikan paparan anggaran Pilkada melalui ketua KPU kota Kediri Agus Rofik menyampaikan bahwa KPU kota Kediri saat ini sedang mereview anggaran. Dari rencana kebutuhan anggaran (RKB) yang telah diajukan ke Pemerintah Kota Kediri ada beberapa hal yang pasti dilaksanakan tetapi karena dalam regulasi penganggaran pilkada tidak ada, maka KPU kota Kediri tidak menganggarkan diantaranya pengamanan  oleh linmas saat pemungutan dan penghitungan suara di PPS dan PPK, perlengkapan dan peralatan kantor PPS dan PPK sehingga perlu dianggarkan di satker lain.

Rakor yang berakhir pukul 10.40 tersebut akhirnya menyepakati masing-masing satker terkait untuk menganggarkan kebutuhan pilkada yang tidak teranggarkan oleh KPU. Hal ini sesuai pesan Walikota Kediri H. Abdullah Abu Bakar yang berpesan kepada KPU kota Kediri dan semua satker yang terlibat di kepemiluan untuk menggalang sesuai dengan kebutuhan dan jangan sampai ada yang terlewat tidak teranggarkan yang akan berimplikasi terhadap kelancaran pelaksanaan tahapan pilkada.

Perlu diketahui bahwa Pilkada Kota Kediri tahun 2018  akan berbarengan dengan pilgub Jatim sehingga akan ada sharing anggaran. Adapun kepastian poin-poin yang akan di sharing kan sampai saat ini masih dalam tahap pembahasan. Yud/Sur.