Kediri- Menindaklanjuti terbitnya Keputusan KPU Nomor 80/Kpts/KPU/Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Keputusan Pemilihan Umum Nomor 43/KPTS/Kpts/KPU/Tahun 2016 tentang Standar Kebutuhan Barang/Jasa dan Honorarium untuk Kegiatan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota dan Keputusan KPU Nomor 81/Kpts/KPU/Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Keputusan Pemilihan Umum Nomor 44/KPTS/Kpts/KPU/Tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Anggaran Dalam rangka Kebutuhan Barang/Jasa dan Honorarium Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota, KPU Kota Kediri melakukan perombakan Rencana Kebutuhan Biaya Pilkada 2018 pada Senin (12/06). Dalam rapat yang diikuti oleh Ketua, Anggota, Sekretaris dan jajaran Kasubbag ini membahas sejumlah item baru dalam penganggaran. “Perubahan anggaran ini dilakukan karena dalam aturan terbaru memunculkan mata anggaran untuk Pemungutan Suara Ulang/Lanjutan/Susulan, dan pembatasan jumlah pengarah tiap kelompok kerja maksimal dua orang” ungkap Agus Rofiq, Ketua KPU Kota Kediri.

Hingga Rapat usai, belum diputuskan, apakah jumlah total anggaran akan tetap 15,17 Milyar atau akan mengalami penambahan. Jika tidak ada penambahan anggaran, maka kemungkinan besar akan menggeser anggaran dari kegiatan yang sudah direncanakan. (SUB)