Kediri- KPU Kota Kediri  hari ini (4/10) melaksanakan kegiatan talkshow mengenai tahapan pembentukan PPK (Panitian Pemilihan Kecamatan) dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) yang bertempat di Radio Bonansa FM Kediri. Materi disampaikan oleh  Divisi Teknis KPU Kota Kediri Pusporini Indah Palupi.

Rekruitmen PPK dan PPS dibuka di seluruh KPU di Indonesia. Mengenai  Regulasi terkait pendaftaran PPK dan PPS, KPU Kota Kediri masih menunggu dari keputusan dari  KPU RI, apakah menggunakan regulasi lama ataukah ada regulasi yang baru. Perbedaan regulasi lama dan regulasi baru diperkirakan tidak jauh berbeda. Namun, masyarakat yang ingin mendaftar menjadi anggota PPK dan PPS diharapkan segera mempersiapkan.

Pusporini Indah Palupi menyampaikan syarat umum yang harus dipenuhi jika ingin mendaftar sebagai anggota PPK dan PPS antara lain, WNI dibuktikan dengan KTP, berdomisili di dalam wilayah kerja PPK dan PPS, berumur minimal 25 tahun, dan sehat jasmani dan rohani. Namun ada beberapa persyaratan tersebut yang menjadi kendala yaitu mencari masyarakat yang berumur 25 tahun terbilang sulit.

“Mencari masyarakat yang minimal berusia 25 tahun bisa dibilang sulit yang mau mendaftar menjadi anggota PPK dan PPS. Namun berdasarkan UU No. 7 Tahun 2017 usia 17 tahun boleh mendaftar dan masih menunggu regulasi,” Jelas Pusporini Indah Palupi.

Pusporini menambahkan penyandang disabilitas pun juga diperbolehkan mendaftarkan diri menjadi anggota PPK dan PPS, asalkan memiliki kemauan keras untuk ikut membantu proses penyelenggaraan Pemilu 2019. “Penyandang disabilitas diperbolehkan ikut mendaftar menjadi anggota PPK dan PPS, asalkan mempunyai kemauan keras. Seperti contohnya tuna daksa yang tidak memiliki tangan, namun jika mempunyai kemauan keras untuk menjadi anggota PPK dan PPS diperbolehkan mendaftar,” tambah Bu Puspo sapaan akrabnya.

Ada perbedaan proses pendaftaran anggota PPK dan PPS. Pendaftaran anggota PPS tidak dilakukan secara terbuka, namun diusulkan dari kelurahan maksimal enam orang tetapi keputusan tetap di KPU. Perbedaan juga terdapat pada proses seleksi, jika calon anggota PPK harus melalui seleksi tes tulis dan wawancara sedangkan calon anggota PPS setelah diusulakan oleh kelurahan akan langsung melakukan wawancara tanpa melalui seleksi tes tulis. Waktu seleksi dan pengumuman untuk calon anggota PPK dan PPS pun berbeda. Info lebih lengkap bisa mengunjungi Web KPU Kota Kediri di kpu.kedirikota.go.id.

Pusporini Indah Palupi pada akhir acara memberikan gambaran umum materi tes tulis, dan tes wawancara, serta menyamapaikan harapanya terhadap calon pendaftar nantinya. Materi tulis antara lain, tentang UUD 1945 yang telah di Amandemen, peraturan perundang-undangan mengenai Pemilu, dan masalah pencalonan. Sedangkan untuk tes wawancara antara lain, leadership/kepemimpinan, manajemen, intergritas, dan masalah skill.

“Calon pendaftar hendaknya jujur, seperti jujur jika sedang menjadi anggota parpol atau tidak sedang menjadi parpol dengan membawa surat pernyataan. Jika terbukti tidak jujur makan nantinya akan ada ancaman hukuman,” tutup Pusporini Indah Palupi Divisi Teknis KPU Kota Kediri.(NT)