Kediri – Audience dalam rangka persiapan pembentukan PPK dan PPS (11/10) dilaksanakan di Balaikota Kota Kediri dan dihadiri oleh Agus Rofiq selaku Ketua KPU Kota Kediri, Arif Suryawan selaku KaSubag Teknis Pemilu & Hupmas, Yudi Agung Nugraha selaku Komisioner Panwaslu Kota Kediri, Mandung Sulaksono selaku asisten bagian Pemerintahan Kota Kediri, Maria Karamora asisten administrasi umum Kota Kediri, serta camat dari kecamatan Mojoroto, Pesantren, dan Kediri Kota.

Audience kali ini lebih fokus membahas pembentukan PPS, karena ada regulasi baru yang berbeda dari sebelumnya. Perbedaan tersebut dari regulasi pendaftaran calon peserta PPS, yang dulunya calon peserta direkomendasikan oleh kelurahan sebanyak enam orang yang nantinya toga orang menjadi anggota PPS dan tiga lainnya menjadi cadangan dengan melalui seleksi wawancara. Regulasi sekarang berbeda, pendaftaran calon anggota PPS dibuka untuk umum, namun keluarahan masih boleh merekomendasikan enam orang, tetapi harus mengikuti tahapan seleksi. Tahapan seleksi antara lain, seleksi administrasi, seleksi tes tulis, dan seleksi wawancara. Sedangkan untuk regulasi PPK tetap, yaitu pendaftaran dibuka untuk umum dan melakukan seleksi administrasi, seleksi tes tulis, dan seleksi wawancara.

Calon peserta anggota PPK dan PPS bisa mendaftar di Kecamatan atau Kelurahan domisili masing-masing atau bisa langsung mendaftar ke KPU Kota Kediri. Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofiq menghimbau kepada camat yang hadir untuk memberikan informasi tersebut dengan cara memasang pengumuman di kantor Kecamatan dan Kelurahan.

“Saya minta tolong kepada semua camat yang hadir hari ini untuk memasang pengumuman di Kantor kecamatan dan Kelurahan mengenai pendaftaran calon anggota PPK dan PPS, serta menyampaikan regulasi baru untuk pendaftaran calon anggota PPS,” tutup Agus Rofiq.