Kediri – Ketua KPU Kota Kediri Agus Rofiq malakukan monitoring rekrutmen PPK dan PPS di Kecamatan Pesantren Kota Kediri (20/10). Rekrutmen PPK dan PPS Pilwali Kota Kediri tahun 2018 dalam dua hari terakhir,  belum banyak pendaftar PPS yang diterima oleh KPU Kota Kediri, baik melalui mekanisme usulan kelurahan maupun pendaftaran secara terbuka. Khususnya, beberapa kelurahan wilayah Kecamatan Pesantren.

PPK dan PPS yang bekerja untuk Pilwali Kota Kediri dan Pilgub Jawa Timur 2018, memang mengalami perubahan dalam teknis penerimaannya. Sebelumnya melalui usulan kelurahan dan kecamatan, untuk saat ini harus melalui seleksi terbuka. Namun, melihat antusiasme masyarakat yang masih kurang dalam berpartisipasi menjadi badan adhoc KPU Kota Kediri, khususnya PPS pada tingkat Kelurahan, maka masih diperlukan usulan Kelurahan agar penerimaan PPS dapat terpenuhi.

Melalui dukungan Camat Pesantren, dalam acara pagi ini Lurah seluruh kecamatan pesantren berkumpul. Tujuannya untuk berdiskusi tentang masalah yang dihadapi dalam menyampaikan usulan enam orang sebagai anggota PPS. Besar harapan pada saat deadline pendaftaran, semua kelurahan sudah terpenuhi minimal enam orang pendaftar sebagai PPS.

“Saya berharap, nanti pada saat batas akhir pendaftaran PPS semua kelurahan sudah terpenuhi. Khususnya, beberapa kelurahan wilayah Kecamatan Pesantren,” tutup Agus Rofiq. (zen)