Kediri – KPU Kota Kediri melakukan sosialisasi pencalonan di Radio Wijang Songko (RWS) Kediri (4/12). Pusporini Indah Palupi selaku Komisioner KPU Kota Kediri divisi Teknis memberikan informasi mengenai tahapan pencalonan.

Bu Puspo sapaan akrab Pusporini Indah Palupi menyampaikan rangkaian tahapan untuk pencalonan. Pengumuman pendaftaran pasangan calon diumumkan tanggal 1 sampai 7 Januari 2018, kemudian pendaftaran pasangan calon tanggal 8 sampai 10 Januari 2018. Tanggapan atau masukan masyarakat terkait dokumen paslon tanggal 10 sampai 16 Januari 2018. Pemeriksaan kesehatan tanggal 8 sampai dengan 15 Januari 2018, kemudian penelitian syarat calon tanggal 8 sampai 16 Januari 2018. Perbaikan dokumen  calon tanggal 17 sampai  dengan 27 Januari 2018. Penetapan pasangan calon dan pengundian nomo urut tanggal 12 dan 13 Februari 2018. Semua tahapan akan diinformasikan melalui media massa, media sosial, dan website (kpu-kedirikota.go.id) KPU Kota Kediri.

Bu Puspo menambahkan penyerahan dokumen syarat pendaftaran dikumpulkan dua rangkap, dokumen asli dan dokumen fotocopyan. Serta harus mengumpulkan dokumen dalam bentuk hard copy dan soft copy, hal tersebut dilakukan untuk mempermudah KPU Kota Kediri dalam memeriksa dokumen tersebut. Kemudian dalam penyerahan dokumen, bakal pasangan calon dan ketua serta sekretaris partai pengusung harus turut hadir. Penyerahan dokumen harus ada persetujuan dengan DPP pusat, dan jika DPP Kota/Kab tidak bisa menyerahkan dokumen bisa diambil alih oleh DPP pusat.

Komisioner KPU Kota Kediri divisi Teknis ini juga menyampaikan syarat calon, antara lain pendidikan minimal SLTA, usia minimal 25 tahun, belum menjabat 2x dengan jabatan yang sama, incumbent harus ada surat cuti dari dinas terkait, menyampaikan harta kekayaan, tidak memiliki hutang pribadi yang merugikan negara, dan tidak dinyatakan pailit.

“Saya tambahkan, calon walikota dan wakil walikota bisa berasal dari daerah mana saja  tidak harus berasal dari Kediri. Asalkan masih berkebangsaan Indonesia.”tambah Bu Puspo

Pusporini Indah Palupi pada sesi terakhir memberikan harapannya terakit tahapan pencalonan dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Kediri 2018.

“Pertama saya harap bakal pasangan calon jika akan maju hendaknya selalu berkonsultasi ke KPU Kota Kediri, hal tersebut perlu dilakukan untuk terus mendapatkan informasi terbaru terkait pencalonan. Terakhir saya berharap kepada masyarakat Kota Kediri hendaknya tidak apatis terhadap Pilwali 2018 yang akan diselenggarakan.”tutup Pusporini Indah Palupi.