Kediri – KPU Kota Kediri melakukan sosialisasi pencalonan di Radio Bonansa  Kediri (6/12). Pusporini Indah Palupi selaku Komisioner KPU Kota Kediri divisi Teknis memberikan informasi mengenai tahapan pencalonan dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Kediri. Tujuan sosialiasi ini adalah memberikan informasi kepada masyarakat khususnya Kota Kediri mengenai tahapan pendaftaran bakal pasangan calon dalam Pilwali 2018.

Pusporini Indah Palupi menyampaikan rangkaian tahapan untuk pencalonan. Pengumuman pendaftaran pasangan calon diumumkan tanggal 1 sampai 7 Januari 2018, kemudian pendaftaran pasangan calon tanggal 8 sampai 10 Januari 2018. Tanggapan atau masukan masyarakat terkait dokumen paslon tanggal 10 sampai 16 Januari 2018. Pemeriksaan kesehatan tanggal 8 sampai dengan 15 Januari 2018, kemudian penelitian syarat calon tanggal 8 sampai 16 Januari 2018. Perbaikan dokumen  calon tanggal 17 sampai  dengan 27 Januari 2018. Penetapan pasangan calon dan pengundian nomo urut tanggal 12 dan 13 Februari 2018. Semua tahapan akan diinformasikan melalui media massa, media sosial, dan website (kpu-kedirikota.go.id) KPU Kota Kediri.

Bu Puspo sapaan akran Pusporini Indah Palupi mengatakan bahwa tahun ini bakal pasangan calon perseorangan tidak ada. Sehingga bakal pasangan calon hanya dari partai politik dan dari gabungan partai politik saja. “Semua WNI bisa mendaftarkan diri menjadi calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Kediri, dan tidak harus berasal dari Kediri luar daerah pun bisa.”imbuhnya.

Komisioner KPU Kota Kediri divisi Teknis ini juga menyampaikan persyaratan untuk menjadi bakal pasangan calon, antara lain usia minimal 25 tahun, sehat jasmani dan rohani ditetapkan dari hasil pemeriksaan kesehatan, tidak ada hutang dan ditetapkan oleh pengadilan tidak mengalami pailit, tidak pernah menjabat dengan jabatan yang sama selama dua periode. “Mantan narapidana boleh mendaftar dengan syarat, dia mempublikasikan diri bahwa dia mantan narapidana kepada masyarakat. Serta bukan mantan narapidana kasus bandar narkoba dan bukan mantan narapidana kasus pelecehan seksual kepada anak.”lanjut Bu Puspo.

Sesi terakhir sosialisasi tahapan pendaftaran bakal pasangan calon dalam Pilwali 2018 di Radio Bonansa, Pusporini Indah Palupi menyampaikan pesan kepada partai politik dan masyarakat. “Bakal paslon yang mempunyai kursi di DPRD harap terus berkomunikasi dengan KPU Kota Kediri, tujuannya adalah jika ada regulasi pendaftaran yang baru KPU Kota Kediri bisa segera menginformasikan dan kepada masyarakat diharap tidak bersikap apatis terhadapa Pilkada serentak tahun 2018.”tutup Pusporini Indah Palupi mengakhiri sosialisasi di Radio Bonansa Kota Kediri.