Kediri – Rapat koordinasi (Rakor) persiapan pencalonan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur tahun 2018 dilaksanakan di Surabaya (13/12). Rakor ini dihadiri oleh KPU Kab/Kota seluruh Jawa Timur, dan KPU Kota Kediri mengirim perwakilannya, yaitu Pusporini Indah Palupi selaku Komisioner KPU Kota Kediri divisi Teknis. Rakor ini dilaksanakan bertujuan untuk memberikan pemahaman yang sama terhadap tata cara dan kewenangan serta kesiapan stakeholder terhadap pencalonan kepala daerah.

Acara dibuka dengan penyampaian laporan kegiatan oleh Subag Teknis, Slamet serta menyampaikan tujuan Rakor ini diadakan. “Tujuannya adalah memberikan pemahaman yang sama terhadap tata cara dan kewenangan, serta kesiapan stakeholder-stakeholder terhadap pencalonan kepala daerah.”terang Slamet. Selanjutnya sambutan diberikan oleh Choirul Anwar selaku divisi Renda (Perencanaan dan Data) KPU Provinsi Jawa Timur. Choirul Anwar menyampaikan tamu undangan pada Rakor kali ini ada 14 stakeholder dan 18 Kab/Kota yang akan menyelenggarakan Pilkada tahun 2018. ” Calon perseorangan yangg sudah menyerahkan dukungan, 5 Kab/Kota, antara lain; Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Tulungagung, Kota Madiun, dan Sampang.”ujar Choirul Anwar sekaligus membuka acara Rakor.

Divisi Teknis KPU Provinsi Jawa Timur, Mohamad Arbayanto menyampaikan syarat pencalonan yang harus ada dan lengkap pada saat pendaftaran.” Sedangkan untuk syarat calon yang melibatkan stakeholder berkaitan dengan dokumen calon harus dipastikan kepada stakeholder menepati waktu yang ditentukan sesuai tahapan.” tutur Arbayanto. Kemudian, acara dilanjutkan diskusi dengan stakeholder yang hadir. (Puspo)