Kediri – KPU Kota Kediri melaksanakan Bimtek pengelolaan dan pertanggung jawaban dana hibah Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri, bertempat di Insumo Palace Hotel and Resort Kediri. Bimtek dihadiri oleh Komisioner KPU Kota Kediri beserta sekretariat dan jajaran, sekretaris PPK dan PPS se-Kota Kediri. Tujuan Bimtek ini dilaksanakan adalah untuk memberikan informasi tata cara pengelolaan dan pertanggung jawaban dana hibah Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri.

Ketua KPU Kota Kediri, Agus rofiq membuka acara bimtek dengan sambutan. Agus Rofiq menyampaikan tujuan Bimtek dilaksanakan adalah untuk menyelamatkan dana hibah yang akan dikelola secara bersama-sama.”Maka dari itu mari di acara Bimtek ini bersama-sama kita bertekad memahami bagaimana cara mengelola dan bertanggungjawab.”ujar Agus Rofiq.”Setelah ini kita akan berpacu dengan tahapan yang lainnya, besok PPK dan PPS juga akan melaksanakan Bimtek lagi.”tambahnya. Agus Rofiq mengakhiri sambutannya dengan yel-yel “KPU…Jaya… Yang Nyoblosss… Joosssss!!.” seluruh peserta Bimtek seraya mengikuti yel-yel tersebut.

Katua KPU Kota Kediri, Agus Rofiq memberikan sambutan.

Acara selanjutnya diisi oleh materi-materi yang diberikan Suroto selaku sekretaris KPU kota Kediri, Sigit  Artantojati dari Kejaksaan Negeri Kota Kediri, kemudian Doni Ermawan dan freddy Marjohan dari BPKP Provinsi Jawa Timur, serta perwakilan dari Bank BTN. Suroto selaku sekretaris KPU Kota Kediri memberikan materi mengenai tugas sekretariat PPK dan PPS. “Tugas sekretariat PPK dan PPS berdasarkan paraturan KPU Nompr 3 Tahun 2015 tentang Tata Kerja KPU, KPU Provinsi/KIP Aceh dan  KPU/KIP Kabupaten/Kota, Pembentukan dan Tata Kerja PPK, PPS. dan KPPS dalam penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2017.”jelas Suroto. “Tugas-tugas PPK dan PPS yang sudah saya jelaskan tadi hendaknya dijalankan berdasarkan komitmen.”ujar Suroto mengakhiri materinya.

Selanjutanya materi diberikan oleh Sigit Artantojati dari Kejaksaan Negeri Kota Kediri. Sigit Artantojati memberikan materi mengenai tindak pidana korupsi. “Korupsi berasal dari kata Corruption (bahasa latin) yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok. Sedangkan menurut lembaga transparancy internasional korupsi adalah tindakan pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu yang secara tidak wajar dan tidak legal menyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan sepihak.”jelas Sigit. Berkaitan dengan dana hibah Sigit Artantojati  juga menjelaskan.”Pengertian hibah adalah pemberian dengan sukarela dengan megalihkan hak atas sesuatu kepada orang lain.”terangnya.”Ada catatan penting, NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) mengikat penerima hibah untuk menggunakan dana hibah sesuai dengan proposal azas Pacta Sun Servanda.”tambahnya.

Acara dilanjutkan pemateri dari perwakilan Bank BTN, menyampaikan cara pembukaan rekening e-BataraPos. Pembukaan rekening tersebut sebagai media penyaluran dana yang akan diterima oleh PPK dan PPS. Sekretaris PPK dan PPS tiap kecamatan dan kelurahan se-Kota Kediri harus membuka rekening tersebut. e-BataraPos tidak bisa diambil melalui atm dan harus melalui loket pengambilan di kantor pos sehingga lebih aman.

Pemateri terakhir dari BPKP Provinsi yang diwakili oleh Donny Ermawan dan Freddy Marjohan. BPKP menyampaikan materi tentang pengelolaan keuangan PPK dan PPS Pemilu Kota Kediri tahun 2018. “Penyaluran uang kepada badan ad hoc atas honorium dan pembayaran kepada pihak ketiga yang dikenakan pajak, maka bendahara pengeluaran KPU Provinsi/KIP Aceh dan KPU/KIP Kabupaten/Kota wajib untuk memotong pajak dimuka sebelum uang tersebut disalurkan.”tutur Donny Ermawan.

Setelah penyampain materi selesai, acara dilanjutkan dengan diskusi tentang materi yang sudah diberikan oleh pemateri. Diskusi ini diikuti dengan antusias oleh para peserta Bimtek dengan mengajukan pertanyaan secara bergantian. Acara diakhiri dengan jamuan makan siang.

Peserta Bimtek mengajukan pertanyaan kepada pemateri

 

Peserta Bimtek mengajukan pertanyaan kepada pemater
Peserta Bimtek mengajukan pertanyaan kepada pemater