Kediri – Munculnya SE Nomor 60/PL.03.1-SD/01/KPU/I/2018 yang menyatakan bahwa bagi Kota yang terdapat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang jumlah pemilihnya tidak memungkinkan untuk dilayani melalui mekanisme Pindah Memilih. KPU Kota dapat melakukan pemutakhiran data dan penyusunan Daftar Pemilih di Lapas berkoordinasi dengan Petugas Lapas. Menindak lanjuti SE tersebut, pada hari Sabtu (27/1), KPU Kota Kediri bersama Panwaslu Kota Kediri berkoordinasi dengan Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kota Kediri terkait update data warga binaan Lapas agar bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kediri Tahun 2018 di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Kota Kediri, Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 21 Kota Kediri.

Kegiatan koordinasi ini, KPU Kota Kediri diwakili oleh Agus Rofiq selaku Ketua KPU Kota Kediri sekaligus yang membawahi Divisi Sosialisasi dan Partisipasi Masyarakat dan Anis Iva Permatasari selaku Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Perencanaan dan Data. Adapun dari Panwaslu Kota Kediri diwakili oleh Mansur, anggota Panwaslu Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga. Eddy Bono Tjahjadi (Kasi Binadik), Saiful Rochman,SH (Kasubsi Registrasi) dan Andy Saputra (Staf Registrasi) mewakili dari Lapas Klas IIA Kota Kediri.

Hasil koordinasi tersebut diperoleh total keseluruhan warga binaan Lapas IIA Kota Kediri berjumlah 868 orang. Jumlah tersebut, warga binaan yang berdomisili di Kota Kediri berjumlah 116 orang dan warga Jawa Timur luar Kediri berjumlah 616 orang. (Ika)