Pasuruan -Komisi Pemilih Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur melaksanakan acara Rakor Pengelolaan Program dan Kegiatan Anggaran Kegiatan Pemilu TA 2018, bertempat di Kantor KPU Kabupaten Pasuruan (26/01). Acara Rakor tersebut dihadiri oleh KPU Kab/Kota se-Jawa Timur.

“Sejak ditetapkan dan diserahkannya DIPA 2018, maka hal yang sangat penting dan perlu dilaksanakan yaitu melakukan bedah DIPA dan mencermati seluruh kegiatan yang akan kita laksanakan. Apakah program dan kegiatan beserta anggarannya sudah sesuai atau perlu penyesuaian sehingga output kegiatan nanti  tercapai secara optimal. DIPA2018 kita ini sangat spesifik dan tidak seperti biasanya. Di anggaran 2018 ini ada tambahan anggaran untuk kegiatan Pemilu Serentak yaitu  Pileg dan Pilpres,” jelas Muhammad Eberta Kawima selaku Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur.

Lebih lanjut, Muhammad Eberta Kawima menyampaikan bahwa anggaran pemilu 2018 ini merupakan anggaran prioritas dalam rangka penyelenggaraan tahapan pemilu. Oleh karena itu kepada kab/kota untuk mencermati anggaran se cermat-cermatnya.

“Pembentukan Badan Adhock, pengadaan barang/jasa akan kita laksanakan di tahun 2018 ini. Rencanakan dan persiapkan sebaik-baiknya. Lakukan inventarisasi anggaran mana  yang kemungkinan memerlukan revisi, jangan melakukan revisi untuk kegiatan yang tidak jelas. Kalau mau melakukan revisi anggaran, agar kegiatan tersebut merupakan kegiatan normatif sesuai tupoksi KPU. Laksanakan sesuai ketentuan, mana revisi yang cukup KPA, atau harus melalui Eselon II maupun revisi sampai ke Eselon I mumpung ini masih awal tahun.  Tapi yang jelas kalau revisi anggaran tersebut harus melalui Eselon I memang memerlukan waktu yg tidak singkat. Seluruh inventarisasi dan masukan dari kab/kota ini akan dibahas diinternal kpu prov dan  selanjutnya akan dibawa ke pusat,”pungkas Muhammad Eberta Kawima mengakhiri materinya. (Srt)