Mojokerto – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur melaksanakan bimtek perencanaan dan pengadaan perlengkapan pemungutan dan penghitungan suara pilkada serentak 2018 di kota Mojokerto (27-28/2). Bimtek yang diikuti oleh ketua, komisioner divisi keuangan umum dan logistik serta sekretaris KPU Kab/Kota se-Jatim.

Bimtek dibuka oleh ketua KPU Provinsi Jatim yang diwakili oleh divisi perencanaan dan data (renda) Choirul Anam. Sambutan mas Anam panggilan akrab Choirul Anam menyampaikan bahwa pengadaan bukan hanya memahami proses pengadaan dan jumlah yang diadakan saja, tapi diharapkan juga mengetahui kegunaan dari logistik pemilihan yang diadakan. “Divisi Keuangan, Umum, dan Logistik (KUL) jangan hanya memahami proses pengadaan tapi harus tahu juga peruntukan dari logistik tersebut. Di semua PKPU misalnya PKPU 4 tentang mutarlih, seriap form yang diadakan sudah jelas peruntukannya, dari peruntukan itu akan muncul jumlah yang harus diadakan. Jadi Divisi KUL juga harus memahami PKPUnya” ungkap mas Anam.

Selain itu, mas Anam juga berharap semua hasil rakor atau bimtek bisa diketahui oleh semua komisioner walaupun yang berangkat tidak semua. Sehingga ada kewajiban yang hadir rakor atau bimtek untuk mensosialisasikan hasilnya ke komisioner yang lain, agar semua bisa memahami dan bisa saling bekerjasama dalam pelaksanaan tahapan pemilihan.

Selanjutnya, Gogot Cahyo Baskoro menyampaikan bahwa disain alat peraga kampanye telah disetujui oleh tim kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa timur 2018, sehingga diharapkan semua KPU kab/ kota melalui KPA, PPKom, Pejabat Pengadaan untuk bergerak cepat melaksanakan proses pengadaannya. “Untuk melaksanakan proses pengadaan APK bisa menggunakan Lelang Cepat dengan syarat dan ketentuan yg berlaku,”ujar Gogot Cahyo Baskoro. Hal ini senada dengan yang disampaikan Tim ULP Pemkot Surabaya yang menyampaikan bahwa proses pengadaan APK dan APS dapat dilakukan dengan lelang cepat seperti yang telah dilakukan oleh KPU Bojonegoro.

Sampai berita ini ditulis, masih berlangsung bimtek dengan materi dari Tim Pengawal dan Pengaman Proyek Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. (Yud)