Surabaya – Khoirul Anam Divisi Perencanaan dan Data KPU Provinsi Jawa Timur menjadi pemateri pada rapat persiapan penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur bersamaan dengan pemilihan Bupati dan wakil Bupati dan pemilihan Walikota dan Wakil Walkota. Bertempat di Mercure Grand Mirama Surabaya tanggal 28 Februari sampai dengan 1 Maret 2018.

“KPU selain harus mengawal pelaksanaan pemilihan yang luber dan jurdil, sekarang kita harus semakin menekankan integritas. Jadi Integritas penyelenggara adalah harga mati. Hal itu demi memperoleh kepercayaan publik. Pemilu tidak ada maknanya jika publik tidak percaya terhadap hasil pemilu,”ujar Khoirul Anam. “Selain integritas, juga didukung oleh upaya keterbukaan. Sistem-sistem informasi dibangun oleh KPU yang setiap saat bisa diakses oleh siapapun di manapun dan kapanpun, itu bagian dari upaya KPU terbuka kepada publik,”tambahnya. Ada pun sistem informasi yang dibuat oleh KPU seperti, Sidalih (Sistem informasi Data Pemilih), Silon (Sistem informasi pasangan calon), Silog (sistem informasi logistik), Situng (Sitem informasi penghitungan suara), SIPP (Sistem informasi Penyelenggara Pemilu).

Khoirul Anam Divisi Perencanaan dan Data KPU Provinsi Jawa Timur memaparkan materinya pada acara rapat persiapan penyelenggaraan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur bersamaan dengan pemilihan Bupati dan wakil Bupati dan pemilihan Walikota dan Wakil Walkota. Bertempat di Mercure Grand Mirama Surabaya

“Inilah diantara upaya upaya KPU dalam rangka meningkatkan keterbukaan kepada publik. KPU sangat berkomitmen untuk melayani publik untuk bisa mengakses informasi yang diinginkan tentang sekitar kepemiluan,”tandas Khoirul Anam mengakhiri pemaparan materinya. (AGR)