Banyuwangi – Komisi Bawaslu Provinsi Jawa timur Totok Hariono membahas tuntas bersama komisioner KPU Provinsi Jawa Timur dan komisioner KPU kabupaten/kota se-Jawa Timur tentang penanganan pelanggaran pada pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota tahun 2018.

Totok Hariono yang mantan komisioner KPU Kabupaten Malang, merasa dalam suasana pulang kampung, sehingga diskusi terasa lebih komunikatif, dan berharap di tataran tingkat kabupaten kota pun dalam menangani persoalan persoalan dan atau pelanggaran di lapangan dapat selesai baik dan tidak merasa saling berhadapan apalagi sampai saling menjatuhkan.

 

“Hal ini sangat perlu dibangun hubungan yang rutin agar sejak awal sudah satu pemahaman dalam pemahaman terhadap aturan aturan yang harus diemban bersama. Jajaran KPU dan Bawaslu adalah sama sama penyelenggara yang jika sedikit saja salah melangkah, akan berpotensi menjadi bulan bulanan media massa. Hal itu bukan berarti kita anti media, tapi semata mata karena kita butuh dewasa dalam melangkah, bersikap dan berkomentar,”ujar Totok Hariono.

Totok Hariono menambahkan, sehingga gawe penyelenggaraan Pilgub Jatim ini, benar benar berjalan “cantik menawan” dan merupakan suguhan demokrasi yang membanggakan semua pihak. Demikian inti materi yang disampaikan Mas Totok (panggilan akrap Totok Hariono) dalam paparan materi sebagai narasumber dalam rapat pimpinan yang diselenggarakan oleh KPU Provinsi Jawa timur di El Royale Hotel & Resort di Banyuwangi pada hari Selasa tanggal 17 Maret 2018. (AGR)