Kediri – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri mengadakan Rapat koordinasi (Rakor) dengan tim perumus debat publik dalam Pilwali 2018. Tim perumus merupakan akademisi dari lima universitas di Kota Kediri, antara lain STAIN Kediri, UNISKA, UNP, IAI TRIBAKTI, dan UNIK. Rakor dilaksanakan, hari Jumat (6/4) bertempat di Rumah Pintar Pemilu “Kilisuci” di Jl. Agung Suprapto No. 32 Kediri.

Acara Rakor dimualai dengan perkenalan antara tim perumus dengan Komisioner KPU Kota Kediri. Agus Rofiq selaku Ketua KPU Kota Kediri memperkenalkan satu persatu rekan-rekan komisioner KPU Kota Kediri kepada tim perumus. Setelah perkenalan selesai, tim perumus diberikan surat pernyataan kesedian untuk bertugas sebagai tim perumus debat publik Pilwali 2018, yang selanjutnya KPU Kota Kediri akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) dari hasil surat penyataan tersebut. Agus Rofiq mengatakan bahwa KPU Kota Kediri membutuhkan tim perumus untuk merumuskan masalah yang akan ditanyakan pada pasangan calon pada debat publik Pilwali 2018.

Debat Publik Pilwali 2018 sendiri rencananya akan dilaksanakan sebanyak dua kali, yaitu pada tanggal  23 April dan 22 Juni 2018 bertempat di Insumo Kediri Convention Centre (IKCC). Tema debat publik Pilwali 2018, KPU Kota Kediri sudah mempersiapkan tema yang akan dirumuskan oleh tim perumus.

“Tema untuk debat publik Pilwali 2018 sudah kami berikan di bahan materi rapat hari ini, maka saya harapkan tim perumus sudah menyiapkan daftar pertanyaan H-5, yaitu pada tanggal 18 April 2018 sebelum pelaksanaan debat publik Pilwali 201,”ujar Agus Rofiq.

Agus Rofiq menghimbau kepada tim perumus untuk membuat group chat antar tim perumus untuk mempermudah komunikasi. Kemudian juga Agus Rofiq juga menghimbau tim perumus untuk menentukan ketua dan sekretaris yang dipilih oleh tim perumus sendiri. Selanjutnya acara rapat koordinasi dilanjutkan dengan diskusi antara tim perumus dan Komisioner KPU Kota Kediri.