Kediri – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri mengundang paslon Walikota dan Wakil Walikota Kediri tahun 2018 dalam rangka penandatanganan dummy (contoh) surat suara Pilwali 2018, Rabu (9/5) bertempat di Rumah Pintar Pemilu di Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 32 Kediri. Acara dihadiri Komisioner KPU Kota Kediri, Ketua Panwaslu Kota Kediri, dan ketigas pasangan calon Pilwali beserta tim suksesnya.

Ketua KPU Kota Kediri, Agus Rofiq memberikan sambutanya sekaligus membuka acara. Ia menyampaikan bahwa KPU Kota Kediri pada tanggal 17 April 2018 menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sejumlah 199.271 pemilih. “Setelah DPT ditetapkan kita akan mencetak surat suara sebanyak DPT plus penambahan 2,5% untuk surat suara cadangan,”ujar Agus Rofiq.

“Sebelum surat suara dicetak sebanyak yang dibutuhkan, karena yang sangat berkepentingan adalah paslon makan pagi hari ini kami undang seluruh pasangan calon ke kantor KPU Kota Kediri untuk mengamati suarat suara yang akan dicetak dan melakukan penandatanganan apabila sudah sesuai dengan keinginan. Untuk desain sendiri sudah ditetapkan KPU RI, sehingga paslon hanya bisa merubah foto saja,”tandas Agus Rofiq.

Namun, penandatanganan dummy (contoh) surat suara masih belum bisa dilakukan. Hal itu dijelaskan Komisioner KPU Kota Kediri divisi teknis, Pusporini Endah Palupi, ia mengatakan masih ada sedikit revisi untuk masing-masing pasangan calon. “Untuk paslon nomur urut 1 dan 2 mengingkan foto dalam surat suaranya untuk bisa lebih dicerahkan atau diterangkan gambarnya. Sedangkan untuk paslon nomor urut 3 menginginkan kedudukan calon walikota dan wakil walikota untuk lebih disejajarkan,”jelas Pusporini Endah Palupi.

Pasangan calon nomor urut 1 Aizzudin -Sudjono Teguh Widjaja mengamati dummy surat suara. Sayangnya, ia hari ini (9/5) tidak didampingi oleh pasangannya dikarenakan suatu hal.
Pasangan calon nomor urut 2 Abdullah Abu Bakar -Lilik Muhibah mengamati dummy surat suara.
Pasangan calon nomor urut 3 Samsul Ashar -Teguh Juniadi mengamati dummy surat suara.

Adanya revisi yang diberikan oleh masing-masing pasangan calon membuat penandatangan dummy tidak bisa dilakukan hari ini. Menyikapi hal tersebut Pusporini Endah Palupi mengatakan nantinya revisi yang diberikan akan dieksekusi terlebih dahulu, jika sudah selesai makan Komisioner KPU Kota Kediri akan mengunjungi masing-masing calon untuk dimintai pendapatnya kembali. “Paling lama eksekusi revisi akan dilakukan selama 1 -2 minggu menunggu hasil cetak dari percetakan,” tandas Pusporini Endah Palupi.