Kediri, kpu-kedirikota.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, Sabtu (2/6) malam melaksanakan Sosialisasi Tahapan Pemutakahiran Data Pemilih Pemilu 2019. Acara dilaksanakan bertempat di Hotel Grand Surya Kediri, dan dihadiri oleh Komisioner KPU Kota Kediri beserta sekretariat, perwakilan Panwaslu Kota Kediri, perwakilan KNPI, dan perwakilan atau ketua partai politik peserta pemilu 2019 Kota Kediri.

Agus Rofiq selaku Ketua KPU Kota Kediri memberikan sambutan untuk membuka acara. Ia menyampaikan bahwa KPU Kota Kediri sudah mulai menyusun Daftar Pemilih Sementara (DPS).”DPT Pilkada serentak sudah ditetapkan sebanyak 199.271 pemilih. Jumlah tersebut oleh KPU Kota Kediri digunakan sebagai DPS,”ujar Agus Rofiq. Agus Rofiq menambahkan bahwa KPU Kota Kediri sebelum hari raya idul fitri sudah mengagendakan penyusunan DPS.

Selanjutnya, Anis Iva Permatasari selaku Komisioner KPU Kota Kediri divisi Perencanaan dan Data menyampaikan terkait pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih pemilu tahun 2019. DPT Pilkada dipetakan dengan pemilih baru dan ditetapkan per TPS maksimal berjumlah 30 pemilih.

“Dalam penyusunan daftar pemilih nantinya, tidak akan ada coklit bagi daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2018. Kemudian, TPS maksimal menampung sebanyak 300 pemilih, dan rencana penyusunan DPS Pemilu 2019 = DPT Pilkada 2018 + Pemilih Pemula DP4,”jelas Anis Iva Permatasari.

Pemateri selanjutnya adalah Komisioner KPU Kota Kediri divisi Keuangan, Umum, dan Logistik, Moch, Wahyudi. Ia menyampaikan terkait DPPh dan DPTb. Moch. Wahyudi pertama menjelaskan mengenai mekanisme Daftar Pemilih Pindahan (DPPh).”Penempatan pemilih pindahan akan diupayakan sedekat mungkin dengan TPS sesuai dengan alamat yang tertera di KTP-el yang bersangkutan,”jelasn Moch, Wahyudi. Selain hal tersebut, ia menambahkan bahwa pemilih pindahan sudah bisa menggunakan hak pilihnya sejak pukul 07.00 waktu setempat.

Moch. Wahyudi selanjutnya membahas mengenai Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Ia menjelaskan bahwa pemilih tambahan yang tidak terdaftar dalam DPT tetapi memenuhi syarat sebagai pemilih tetap bisa menggunakan hak pilihnya pada hari H pencoblosan.”Yang bersangkutan nantinya akan dimasukan ke dalam DPTb di TPS yang sesuai dengan alamat pemilih dengan menggunakan formulir Model A.Tb-KWK,”tutur Moch, Wahyudi. Ia menambahkan nantinya pemilih tambahan harus menunjukkan KTP-el atau surat keterangan, selanjutnya KPPS akan memeriksa kebenaran domisili KTP-el. Setelah domisili dipastikan benar, maka yang bersangkutan dimasukkan ke dalam DPTb dan bisa menggunakan hak pilihnya mulai pukul 12.00 – 13.00 waktu setempat. Acara dilanjutan dengan sesi tanya jawab, berkaitan dengan tema acara.