Kediri, kpu-kedirikota.go.id – Pasca selesainya proses pemungutan dan penghitungan suara Pilkada serentak 2018, KPU Kota Kediri menerima pengembalian logisitik dari kecamatan se-Kota Kediri. Sabtu (30/6) malam. Kecamatan Mojoroto menjadi kecamatan terakhir yang mengembalikan logisik ke KPU Kota Kediri.

Moch. Wahyudi selaku Komisioner KPU Kota Kediri Divis Keungan, Umum dan Logistik menjelaskan bahwa pasca rekapitulasi tingkat kecamatan dan semua administrasi lengkap maka logistik Pilkada serentak 2018 bergeser ke KPU Kota Kediri. “Proses pengembalian logistik dimulai pada tanggal 27 Juni 2018 yang bergeser muladi dari TPS menuju ke PPS dan PPK,”jelasnya. Moch. Wahyudi menambahkan pasca pergeseran logistik dilakukan rekapitulasi tingkat PPK, karena proses rekapitulasinya dua kegiatan (Pilgub dan Pilwali) untuk Pilgub memerlukan waktu dua hari tanggal 28 dan 29 Juni 2018.

“Hari ini (30/6) tadi pagi mulai rekapitulasi Pilwali 2018. Ternyata untuk Pilwali tidak memerlukan waktu selama dua hari sama seperti Pilgub, namun hanya memerlukan satu hari saja. Demi keamanan, daripada disimpan di kecamatan lebih baik semuanya dikirimkan ke KPU Kota Kediri sehingga proses keamanannya lebih mudah,”jelas Moch. Wahyudi.

Pengembalian logistik ke KPU Kota Kediri berupa bilik suara dan kota suara, namub di dalam kotak suara tersebut berisi semua yang digunakan dalam pemungutan dan penghitungan suata di TPS. “Kecuali beberapa komponen diambil dari kotak suara yaitu, C dan C1 berhologram, C plano, data pemilih mulai dari A, DPT, data pemilih yang menggunakan A5, ATb, dan C7,”terang Moch. Wahyudi.

Setelah semua perlengkapan logisitik sudah terkumpul di KPU Kota Kediri, selanjutnya akan dipersiapkan untuk rekapitulasi Pilgub dan Pilwali di tingkat KPU pada tanggal 5 Juli 2018.”Pasca rekpitulaso di tingkat KPU untuk Pilwali sudah selesai tahapannya tinggal menunggu ada gugatan atau tidak. Kemudian untuk yang Pilgub akan dikirim ke KPU Provinsi untuk dilakukan rekapitulasi disana,”tandas Moch. Wahyudi.