KPU Kota Kediri memastikan ketersediaan anggaran untuk pengadaan Fasilitasi Alat Peraga Kampaye (APK) peserta Pemilu 2019. Kepastian tersebut pasca diterimanya revisi ke-3 DIPA untuk SATKER KPU Kota Kediri(3/10).
Sesuai dengan PKPU 33 tentang Kampanye dan Pleno KPU Kota Kediri terkait spesifikasi dan jumlah alat peraga kampanye yang difasilitasi, KPU Kota Kediri memfasilitasi Baliho dan spanduk. Total sejumlah 646 spanduk dan 170 Baliho yang akan diadakan. Terkait proses pengadaan alat peraga kampanye tersebut, Zainudin mahfud Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) KPU Kota Kediri dalam keterangannya menyampaikan bahwa secara prinsip proses pengadaan sudah siap, HPS untuk APK sudah ada dan siap untuk dilaksanakan pengadaan, tetapi yang menjadi kendala adalah disain APK yang harus dibuat oleh Peserta Pemilu. “sampai saat ini masih 8 Parpol, 1 Tim kampanye DPD dan 2 Tim Kampanye Presiden dan wakil presiden yang menyerahkan disain APK” tutur zaenuddin.
Permasalahan ini senada dengan yang disampaikan oleh Gogot Cahyo Bhaskoro komisioner KPU Propinsi Jawa Timur di sela-sela Bimtek pengadaan Logistik di situbondo (2,3/10) bahwa masih banyak peserta pemilu yang belum menyerahkan disain APK terutama di tingkat KPU Kab/Kota, padahal KPU sudah siap untuk proses pengadaannya. Terkait dengan hal tersebut gogot menegaskan bahwa apabila nantinya Peserta pemilu sampai dengan batas waktu yang ditentukan terutama ditingkat Kab/kota ternyata tidak menyerahkan disain, maka KPU propinsi akan menyerahkan desain yang peserta pemilu yang ada di KPU propinsi untuk di cetak di Kab/kota terutama untuk calon DPD yang tidak semuanya mempunyai tim kampanye di Kab/Kota.
Perlu diketahui bahwa sesuai dengan PKPU 23 tentang kampanye yang di dirubah di PKPU 33 tahun 2018, KPU memfasilitasi pengadaan APK peserta pemilu, sedangkan proses pemasangan APK tersebut diserahkan sepenuhnya kepada peserta Pemilu 2019. (Yud)