Kediri – “Tuntaskan Rekam Cetak KTP-el, Sukseskan Pemilu 2019” menjadi tema sosialisasi yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri pada hari Jum’at (09/10) di Ball Room Hotel Lotus Kota Kediri. Pada kesempatan tersebut, Anis Iva Permatasari (Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Kota Kediri) turut memberikan materi sosialisai mengenai Pemilihan Umum Serentak Legislatif & Presiden 2019. Poin-poin yang disampaikan mengenai peserta pemilu, penyelenggara pemilu (KPU dengan jajarannya, Bawaslu dengan jajarannya, DKPP/Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu), syarat memilih, pelayanan DPTb dan mekanismenya. Syarat memilih yaitu ada di DPT, DPTb dan DPK. Seseorang dapat melakukan pindah memilih jika memenuhi syarat keadaan tertentu yaitu menjalani tugas lain pada hari-H pemungutan suara, rawat inap, penyandang disabilitas di panti sosial, menjalani rehabilitasi narkoba, menjadi tahanan rutan atau LP, tugas belajar, pindah domisili dan tertimpa bencana alam. Pada Rabu, 17 April 2019 nanti Kota Kediri akan melakukan pemilihan umum 2019 dengan 5 jenis surat suara yaitu presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD, DPRD Prov dan DPRD Kota Kediri.

Kegiatan sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Dispendukcapil Kota Kediri, Dra. Ida Indriyati, MM. Beliau menyampaikan bahwa begitu pentingnya kepemilikan dokumen pendudukan, karena dokumen-dokumen kependudukan tersebut merupakan pengakuan negara terhadap peristiwa penting yang dialami penduduk. Pada Jum’at pagi telah dilaunching program nasional  #GISA, Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan. Sesuai dengan kepanjangannya, gerakan ini bermaksud agar masyarakat sadar untuk mengurus administrasi kependudukan, sehingga dapat terwujud tertib database kependudukan, penerbitan NIK dan dokumen kependudukan (KTP-el). Selanjutnya, disampaikan materi sosialisasi yang pertama oleh Noviana Rachmawati, SP, MAP selaku Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk. Beliau menyampaikan seputar penyelenggaraan administrasi kependudukan. Output kependudukan ada 22 dokumen, yang sering diurus oleh penduduk yaitu biodata kependudukan, KK, KTP-el, KIA, Akta dan Surat Keterangan.

“Akta Kelahiran adalah dokumen penting, baik masih bayi maupun sudah tua pun penting untuk mengurus akta kelahiran jika hilang. Nantinya Dispendukcapil akan jemput bola ke warga untuk pengurusan akta kelahiran,” pungkas Bu Novi. Selain itu, Dispendukcapil juga sudah melaksanakan pelayanan keliling perekaman KTP-el ke sekolah-sekolah maupun pondok. Bahkan perekaman visit juga dilaksanakan terhadap penyandang disabilitas, hal ini bertujuan untuk memberikan kemudahan warga. Rekam KTP-el keliling juga dilaksanakan di event Car Free Day (CFD) pada pukul 06 – 09 WIB.

Sosialisasi ini dihadiri oleh RT, RW, perangkat kelurahan dan kader posyandu se-Kota Kediri. Pada akhir sesi diikuti pembagian doorprize kepada 10 (sepuluh) peserta dengan memberikan pertanyaan terkait materi yang telah disampaikan oleh kedua pemateri sebelumnya. Selanjutnya juga dilakukan sesi tanya jawab yang diikuti dengan antusias oleh peserta sosialisasi.(red)