Sukses penyelenggaraan Pemilihan Pemilu 2019  tentunya  menjadi tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan tidak hanya dibebankan kepada penyelenggara pemilu, aparat keamanan dan penegak hukum.
Untuk mengetahui persiapan Pemilu 2019 di Kab/Kota Kediri, mulai dari penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu, dan juga jajaran  pengamanan serta penegak hukum di kediri,  kamis (8/11/2018) Komisi II dan III DPR RI melakukan Kunjungan Kerja untuk memotret dan mendapatkan informasi terhadap persiapan pelaksanan Pilpres dan Pemilu 2019 di Kabupaten dan Kota Kediri.
Hadir dalam acara tersebut antara lain dari KPU Prov Jatim, Bawaslu Prov Jatim, Polres Kediri/Kota dan jajarannya, Kejaksaan Negeri Kab/Kota, KPU Kota/Kab beserta ketua PPK, Bawaslu Kab/Kota dan jajarannya.

Dalam sambutannya Arteria Dahlan selaku Komisi III DPR RI pertama mengucapan terimakasih atas penyelenggaraan sukses pilkada 2019.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa rapat kerja gabungan Komisi II dan III DPR RI ini dilaksanakan dlm rangka didapatkan satu pemahaman, terhadap pelaksanaan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.
Menurut Arteria Dahlan, agenda pertemuan seperti ini jarang sekali dilakukakan, melaksanakan UU MD3, Komisi II dan III melakukan kunker dalam rangka ingin mendengar dan menyerap aspirasi stake holder, untuk mendapatkan masukan dalam rangka  perbaikan aturan2 penyelnggaraan pemilu yang akan datang.
Tugas tugas sebagai penyelenggara pemilu/pilkada saat ini sangat berat, karena baru saja menyelenggarakan pilkada serentak 2018, dan dalam waktu yang bersamaan pula juga harus melaksanakan tahapan pemilu legislatif dan pilpres 2019. Oleh karena itu kami mengharap ada masukan2 diforum ini, terkait persiapan dan kesiapan menjelang pelaksanaan pemilihan presiden dan pemilu 2019, demikian ucapnya.

Lebih lanjut berharap kepada panwas dan jajajarannya diminta menjaga integritas, berkomitmen menegakkan hukum pemilu.
Harapannya terkait sengketa pemilu dan pilkada harapannya bisa diselesaikan di tingkat penyelenggara pemilu. tidak sampai ke MK atau MA. Kepada  Bawaslu, KPU duharap melaksanakan fungsinya sesuai ketentuan aturan, agar pemilunya berkualitas dan berintegritas, menghasilkan pemimpin2 yg bermatabat. Pertahankan kerja kualitas dan kerja hebat, demikian harapannya.

Acara dilanjutkan pemaparan dari satker:
1. kapolres kediri kota
2. kapolres kediri
3. kajari kota kediri
4. kajari kab kediri.
5. kpu prov jatim (Muhammad Arbayanto)
Menurut Arbayanto, permasalahan terkait pelaksanaan UU Pemilu yang masih perlu didiskusikan antara lain : SDN di Tingkat PPS dan TPS. Dengan adanya aturan pembatasan masa kerja  berdampak kesulitan mencari petugas/personil; pungut hitung. (penulisan form2 membutuhkan waktu kisaran 8 jam tanpa berhenti seperti robot). Kemudian honor yang belum maksimal, dengan tugas dan tanggungjawab yang berat.
6. kpu kota kediri.(kota kediri mempunyai 3 wil kec, 46 kel. jumlah TPS di pemilu 2019 ini ada sebanyak 947 tps belum termasuk tps yg ada di lapas karena masih menunggu turunnya aturan dari KPU RI. Selanjutnya disampaikan  tahapan pemilu yg saat ini sedang berjalan yaitu: kegiatan pemutakhiran data pemilih (yg hari ini dan mlm ini sedang melaks rapat pleno penetapan dpthp-1 di tingkat PPK ; ditahapan kampanye ini KPU Kota Kediri telah penyerahan APK kepada peserta Pemilu 2019 di tahap pertama pada tgl. 17 okt 2018 dan tahap kedya kan diserahkan bsk jumat, 9 nov. 2019; juga direncanakan kegiatan bimtek lpsdk kepada operator peserta pemilu dalam rangka mewujutkan pemahaman yang sama dalam membuat dan melaporkan LPSDK sesuai ketentuan dan kpu komitmen memberikan pelayanan yg optimal kpd peserta pemilu 2019)

7. ketua kpu kab kediri
8. ketua bawaslu prov jatim
9. ketua bawaslu kab kediri
10. bawaslu kota kediri

Menurut Arteria Dahlan bahwa kesimpulannya : KPU,  Bawaslu, jajaran Polres, Kejaksaan
sudah siap melaksanakan dan menyukseskan pemilu 2019.
Acara diakhiri penyerahan cindera mata

.