Kediri (16/01) Sebanyak 87 calon anggota relawan demokrasi mengikuti seleksi wawancara di KPU Kota Kediri pada Rabu (16/1/2019) Jam 08.00 – selesai. Dalam kesempatan tersebut, para peserta mengikuti seleksi wawancara dalam bentuk simulasi Sosialisasi yang dibagi dalam empat Kelas Wawancara yakni Kelas A, B, C dan D.

Peserta Relawan Demokrasi, M Abi Madyan, mengaku antusias mengikuti seleksi wawancara yang dilakukan KPU Kota Kediri. “Tadi dijelaskan mengenai tahapan, syarat-syarat, dan tugas utama Relawan Demokrasi. Kemudian, kami diuji mengenai pengetahuan kepemiluan,”katanya di KPU Kota Kediri, Rabu Dia berharap bisa diterima menjadi relawan demokrasi. Menurutnya, keberadaan relawan demokrasi sangat penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Komisioner KPU Kota Kediri Divisi SDM Sosialisasi Pendidikan Partisipasi Masyarakat dan SDM, M. Wahyudi, mengatakan relawan demokrasi merupakan kepanjangan  KPU untuk sosialisasi ke 10 basis pemilih di Kota Kediri. “Sepuluh basis pemilih yakni disabilitas, perempuan berbasis keluarga, Netizen, pemilih pemula, pemilih muda , penyandang disabilitas, keagamaan, marginal, berkebutuhan khusus, komunitas dan perempuan,” ungkapnya Diterangkan, KPU akan menjaring relawan demokrasi dari 87 orang menjadi 55 orang. Nantinya mereka akan bekerja selama tiga bulan untuk mensosialisasikan tentang pemilu 2019 kepada masyarakat Kota Kediri yang terdiri dari 10 basis pemilih.

“KPU Kota Kediri menargetkan angka partisipasi pemilih sebesar 80 persen sehingga KPU Kota Kediri berupaya mensosialisasikan pemilu 2019 melalui relawan demokrasi,” ucapnya.

“Relawan demokrasi diharapkan mampu memberikan informasi terkait tahapan pemilu sesuai dg basis mereka, Selain itu, kata dia, relawan demokrasi diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran akan pentingnya partisipasi pemilih dalam pemilu. “Masyarakat harus tahu dan sadar akan pentingnya Demokrasi dalam keberlangsungan Bangsa dan Negara,” tandasnya. (SS)