Jember 20/06/2019 – KPU RI mulai melakukan verifikasi terhadap penyelenggara pemilu yang mengalami musibah pada pelaksanaan pemilu serentak 2019. Verifikasi tersebut untuk memastikan kelengkapan administrasi sebagai persyaratan untuk menerima bantuan atau santunan.

Verifikasi dilakukan oleh Biro SDM KPU RI dalam rapat koordinasi, pengelolaan SDM dan evaluasi badan Adhoc pemilu tahun 2019 di Hotel Dafam Kabupaten Jember, Kamis (20-06). Administrasi mulai, identitas korban meliputi KTP, KK, SK penyelenggara pemilu hingga surat keterangan kematian dari dokter.
” Verifikasi ini untuk memastikan korban meninggal karena tugas menjadi penyelenggara pemilu 2019 serta kebenaran administrasi yg dibutuhkan,” ungkap solekha kasubag SDM KPU kepada seluruh anggota KPU Kabupaten divisi Sosdiklih parmas dan SDM serta Sekretaris KPU Kab/Kota se-Jawa Timur.

Data KPU Kota Kediri terverifikasi 4 orang meninggal dunia yang kesemuanya merupakan linmas tps, 9 orang kriteria sakit berat dan 3 sakit sedang.
” Santunan ini tentunya tidak sebanding dengan pengorbanan yang diberikan oleh para korban demi suksesnya pemilu 2019. Namun minimal menjadi bagian dari apresiasi dari KPU,” ujar Rochani, devisi SDM dan Litbang KPU Jatim.
Proses verifikasi administrasi ini diharapkan bisa segera diselesaikan agar santunan bisa segera diberikan. Karena selain korban meninggal KPU RI juga akan memberikan santunan bagi korban sakit. Korban dari unsur penyelenggara pemilu mulai KPPS, PPS dan PPK.
“Santunan lebih diprioritaskan untuk korban meninggal dunia terlebih dahulu, baru korban sakit mulai ketegori sedang dan berat atau cacat tetap,” papar Rochani.
Seperti diketahui, korban meninggal pada pemilu 2019 secara nasional sejumlah 591. Khusus di Jawa Timur sebanyak 119. Jumlah ini belum termasuk petugas yang jatuh sakit yang mencapai 829. Banyaknya korban baik maninggal dan sakit diduga karena beban kerja penyelenggara yang berat dalam pemilu 2019, mulai Pilpres dan DPR, DPD dan DPRD yang digelar secara serentak.

Bpk. Suroto (sekertaris KPU Kota Kediri) mengecek Data Verifikasi

Moch. Wahyudi