Malang – “Pembinaan kepegawaian dalam rangka perbaikan kinerja penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan”, merupakan tema yang diambil di Rakor ASN KPU Prov dan KPU Kab/Kota Gelombang III yang digelar KPU Prov Jatim (16/11/2019) bertempat di Haris hotel Malang. Rakor ASN Gelombang III ini terasa istimewa sekali karena 2 pucuk pimpinan dari KPU RI yaitu Arief Budiman selaku Ketua KPU dan Arief Rahman Hakim Sekjen KPU RI bisa hadir langsung di acara rakor ini menambah energi positif bagi semua peserta.

Untuk membakar semangat kerja dan untuk peningkatan kinerja kepada seluruh peserta rakor, ada dua tips penting yang diberikan oleh Ketua KPU RI untuk menjadi  Smart ASN  yaitu: Fokus terhadap hal yang dituju dan Menjaga serta meningkatkan kapasitas kompetensi diri. “Melalui program KPU terkait pembelajaran/ pendidikan tata kelola pemilu yang bekerjasama dengan Perguruan Tinggi (PT) dan sudah melahirkan sarjana2 tata kelola pemilu, diklat2 teknis dan fungsional lainnya yang diharapkan mampu mendorong untuk peningkatan kapasitas kelembagaan dan kompetensi SDM di KPU”, demikian ucap Arief Budiman saat memberikan pengarahan umum dihadapan peserta rakor  ASN.  Menurutnya KPU Jatim menginisiasi banyak hal yang bermanfaat untuk KPU, dan seperti halnya kegiatan Rakor ASN ini merupakan embrio yang bisa ditularkan ke daerah lain.

Selain apa yang disampaikan oleh Arief Budiman,  Sekjen KPU Arief Rahman Hakim juga menambahkan  3 hal penting  : Penjelasan pola pembinaan ASN kedepan sudah di masukkan dalam draf RPJM 2019-2024, Isu2 kekinian mengenai jabatan fungsional ( Penjelasan sekjen KPU terahadap posisi jabatan struktural di KPU pada saat ini dirasakan masih diperlukan, sehingga untuk penyederhanaan jabatan dimungkinkan tidak ada), Kesiapan KPU untuk menerapkan dan mengelola manajemen ASN dengan prinsip2 rasional supaya organisasi berkembang, berinovasi sehingga tujuan organisasi dapat dicapai.

Terakhir Rakor ASN ditutup dengan Hypnoterapy yang dilakukan oleh TIM Academy of Hypnoterapi Indonesia agar mampu memberikan spirit positif kepada seluruh peserta sehingga menghasilkan kinerja yang bagus dan meningkat. Rakor ASN diikuti 147 orang, dari 8 satker kpu kab/kota dan  kpu prov jatim. SR