Mojokerto: KPU Provinsi Jawa Timur menggelar bimbingan teknis kehumasan bagi KPU Kabupaten /Kota se-Jawa Timur di Ayola Sunrise hotel Mojokerto pada 10-12 Desember 2019. KPU Kota Kediri sebagai salah satu peserta diwakili oleh Ketua KPU Kota Kediri Pusporini Endah Palupi dan Komisioner Divisi SDM PARMAS Moch. Wahyudi.

Praktisi publik relation dan juga dosen UNAIR Rizqiani Putri menyampaikan bahwa menurut penelitian saat ini dalam 60 detik 29 juta pesan whatsApp terkirim, 400 jam youtube, dan sekitar 3,8 juta pencarian di google, dari data tersebut menjadikan sulit mengendalikan informasi di media tersebut. Disisi lain fungsi kehumasan di KPU Kabupaten /Kota dituntut untuk berperan dalam membangun citra diri positif lembaga. “Banyak isu dan berita yang menyudutkan KPU saat pelaksanaan Pemilu atau Pemilihan, maka sebagai fungsi kehumasan, Komisioner divisi Parmas dan juga ketua harus bisa menetralisir berita atau isu tersebut, untuk mempermudahnya maka dibutuhkan manual book of crisis for KPU” tutur rizqiani putri.

Ditambahkan oleh rizqiani manual book tersebut sebagai pedoman untuk memanage isu dan krisis yang menimpa KPU . “Buku tersebut bisa jadi pedoman dan keseragaman dalam memanage isu dan krisis karena di KPU Kabupaten/Kota tidak ada staf yang khusus untuk humas” ungkap rizqi.

Bimtek kehumasan KPU Jawa Timur ini diharapkan ketua dan divisi SDM PARMAS dapat melaksanakan fungsi-fungsi kehumasan di masing-masing kabupaten kota. Yud