KPU Kota Kediri- KPU Propinsi Jawa Timur Divisi SOSDIKLIH PARMAS melaksanakan melaksanakan Rapat koodinasi melalui Video Conference dengan Komisioner KPU Kabupaten/Kota divisi SDM PPARMAS se Jawa Timur guna memonitoring kegiatan dan pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Daerah serta kondisi pandemi Covid-19 dimasing-masing Kabupaten Kota se-Jawa Timur. Dibawah Koodinasi Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur Gogot Cahyo Baskhoro, video conference ini berlangsung mulai pukul 10.00 sampai 13.00 WIB.

Gogot CB meminta kepada semua Kabupaten/Kota untuk melaporkan 6 hal penting yang saat ini dilaksanakan oleh masing-masing Kabupaten/ Kota yaitu Kegiatan Sosialisasi dan pendidikan pemilih, Launching Pemilihan, pendaftaran lembaga Pemantau, Survei/Jajak Pendapat, dan Hitung Cepat, Mekanisme kerja menyikapi wabah corona berikut data keluarga besar KPU Yang berstatus ODP, PDP dan seterusnya, Pemberlakuan status kab/kota berdasar putusan bupati/walikota/BPBD/dll serta Update sebaran corona di kab/kota. (Jumlah dan mengalami peningkatan, tetap/penurunan). “Kita butuh laporan terkait hal tersebut guna memberi report ke KPU RI serta menentukan kebijakan ditengah pandemi covid-19 ini” ungkap Gogot.

Komisioner KPU Kota Kediri divisi SDM PARMAS Wahyudi yang mengikuti Video Conference tersebut menyampaikan bahwa kondisi diKota Kediri yang tidak melaksanakan tahapan pemilihan di Tahun 2020 tetap melaksanakan sosialisasi dan pendidikan pemilih dalam bentuk pemberitaan di media daring dan media sosial yang dipunyai oleh KPU Kota Kediri. Selain itu juga mengagendakan pendidikan pemilh melalui Goes to Campus yang direncanakan di kampus IAIN Kediri pada bulam maret ini, tetapi karena kondisi pandemi covid-19 maka kegiatan tersebut ditunda sampai batas waktu yang tidka ditentukan.

Adapun pembagian tugas kerja di KPU Kota Kediri, Wahyudi melaporkan bahwa berdasarkan pleno tanggal 25 Maret, mulai tanggal 26 sampai dengan 31 Maret dilakukan sistem piket. “Kita (KPU Kota Kediri) sesuai SE KPU RI Nomor 4 Tahun 2020 melaksanakan piket sehari masuk sehari WFH bagi Staf PNS, adapun Komisioner, Sekretaris dan Kasubag serta Tenaga Kontrak tetap menjalankan tugas seperti biasa denagn jam kerja pukul 09.00 sampai 15.00” kata wahyudi. Selanjutnya wahyudi juga melaporkan bahwa dilingkungan KPU kota Kediri tidak ada yang berstatus ODR, ODP, PDP atau terkonfirmasi Covid-19, sedangkan di Kota Kediri sendiri dilaporkan per tanggal 28 Maret terdapat 46 ODP dan 1 orang PDP serta 1 orang terkonfirmasi positif Covid-19.

Selanjutnya KPU Provinsi Jawa Timur melalui divisi Parmas dan Sosdiklih menyampaikan bahwa kegiatan video conference akan digelar seminggu dua kali tiap hari selasa dan hari jum’at, sehingga diharapkan masing-masing kabupaten kota untuk menyiapkan laporan yang akan disampaikan saat berlangsungnya video conference. Yud