KPU Kota Kediri– Pengelola Keuangan KPU Kota Kediri bersama Satker di Wilayah Kerja KPPN Kediri, Rabu (1/4) mengikuti kegiatan Video Conference terkait pengaturan pengajuan SPM (Surat Perintah Membayar) ke KPPN dimasa keadaan darurat Covid-19 yang digelar oleh KPPN Kediri.
Dalam kondisi darurat saat ini, KPPN Kediri telah melaksanakan prosedur pelayanan sebagaimana protokoler yang telah diatur dan ditetapkan oleh Kementerian Keuangan. Termasuk dalam hal pelayanan pengajuan SPM, yang biasanya Satker bisa langsung datang ke KPPN tetapi untuk menghindari kegiatan tatap muka secara langsung, maka pelayanan pengajuan SPM ke KPPN Wilayah Kediri dilaksanakan melalui on line, demikian ungkap Kepala KPPN Kediri. Menurutnya, pengajuan SPM melalui aplikasi online ini merupakan hal yang baru, dan ternyata dalam pelaksanaannya belum bisa mulus 100%, karena dari seluruh SPM yang diajukan Satker di Wilayah Kota Kediri masih ada yang belum klir. Oleh karena itu, kegiatan video conference sangat penting sebagai langkah koordinasi agar pengajuan SPM ke KPPN menjadi lancar dan bisa meminimalisir kendala2 dalam pelaksanaan pengajuan SPM.

Selanjutnya Sdr. Zaenal Musta’in selaku narasumber dari KPPN Kediri menyampaikan informasi bahwa dari hasil evaluasi terhadap SPM yang telah diajukan Satker melalui aplikasi online, ternyata masih ada beberapa pengajuan Satker yang belum tuntas. Proses pengajuan melalui online masih ada beberapa kendala atau kekurangan dalam pelaksanaannya. Contoh, dokumen persyaratan/lampiran terkirim yang masih kurang lengkap; kemudian penyampaian kekurangan berkas atau pengajuan SPM yang baru dikirim melalui email.

Harapannya, dengan kegiatan koordinasi melaui Video Conference yang digelar seperti ini ada persamaan persepsi, bisa sharing dan mengupas permasalahan yang ada, sehingga proses pengajuan SPM selanjutnya menjadi lancar dan tuntas. srt