KPU Kota Kediri– Kedua kalinya dalam minggu ini Gogot Cahyo Baskhoro melaksanakan Rapat Koordinasi melalui Video Conference dengan Komisioner Divisi SDM, Parmas dan Sosdiklih serta Kasubag Teknis dan Hupmas KPU Kabupaten Kota se-Jawa Timur (Jumat, 3/3) setelah selasa kemaren juga menggelar hal yang sama. Tidak ketinggalan Komisoner Divisi SDM PARMAS Wahyudi dan Kasubag Teknis Hupmas Kota Kediri Arif Suryawan Siregar juga mengikuti video conference ini.

Dalam Video Conference tersebut Gogot Cahyo Baskhoro memastikan KPU Kabupaten/ Kota mematuhi SE KPU RI Nomor 04, 10 dan 11 Tahun 2020 serta selalu berkoodinasi dengan pemerintah daerah terkait penetapan status daerahnya. “Bagi kawan-kawan Kab Kota yang sudah harus Work From Home secara keseluruhan maka jangan melaksanakan sistem piket, begitu juga sebaliknya kalau pemerintah daerah belum menetapkan Kondisi Luar Biasa atau Tanggap darurat seperti yang tertuang di SE 11 Tahun 2020 maka jangan melaksanakan Work From Home keseluruhan. Untuk itu saya harap selalu koordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk mengetahui informasi status daerah” kata Gogot. Selain itu Gogot juga minta masing-masing KPU Kabupaten Kota untuk punya Salinan Keputusan Kepala Daerah masing- masing terkait status daerah dalam Pandemi COVID-19.

Terkait dengan penundaan Pemilihan 2020, Gogot menghimbau kepada KPU Kabupaten /Kota yang melaksanakan pemilihan di tahun 2020 untuk juga mensosialisasikan skenario penundaan pemilihan yang terdiri dari tiga alternatif, yaitu Pemilihan ditunda sekitar tiga bulan sehingga dilaksanakan pada 9 Desember 2020, ditunda sekitar enam bulan yaitu dilaksanakan pada 17 Maret 2021 atau ditunda sekitar duabelas bulan sehingga pemilihan kepala daerah serentak dilaksanakan pada tanggal 29 September 2021. “Wacana alternatif pelaksanaan pemilihan lanjutan ini layak kita sampaikan kepada masyarakat sambil kita menggali feedback dari masyarakat terhadap tiga alternative tanggal tersebut” ungkap Gogot. Adapun wacana pengembalian dana Pemilihan yang sekarang ada di rekening KPU Kabupaten /Kota ke Kas daerah, gogot berpesan untuk menunggu Surat Keputusan dari KPU RI atau permendagri yang mengatur tentang hal tersebut.

Diakhir Video Conference, Gogot berpesan kepada teman-teman divisi Parmas untuk memaksimalkan penggunaan media daring dan social media yang dimiliki KPU Kabupaten Kota untuk mensosialisasikan Gerakan KPU Lawan Covid-19 dengan membuat konten-konten yang berhubungan dengan Pencegahan dan penanggulangan Pandemi Covid-19, seperti konten cara hidup sehat, cara cuci tangan yang bersih, kondisi persebaran Covid di daerahnya dengan mengacu pada informasi resmi dari pemerintah atau sumber yang dapat dipertanggungjawabkan. Yud