KPU Kota Kediri- Kondisi darurat Covid-19 memaksa semua pihak melaksanakan Rapat Koordinasi secara virtual. Dipimpin langsung oleh divisi teknis KPU Jatim Insan Qoriawan menggunakan media video conference, KPU Jawa Timur membahas mengenai teknis pelaksanaan penundaan pemilihan 2020 dengan KPU Kab/Kota se- Jatim baik yang sedang melaksanakan Pemilihan ataupun tidak pada hari ini (6/4).

Ada 3 opsi waktu pelaksanaan pemungutan suara yaitu : opsi A. Rabu, 9 Desember 2020 (penundaan sekitar 3 bulan), Opsi B. Rabu, 17 Maret 2021 (penundaan sekitar 6 bulan) dan opsi C. Rabu, 29 September 2021 (penundaan sekitar 12 bulan). Banyak argumen yang dikemukakan oleh masing masing anggota KPU saat video conference ini. Nia Sari, anggota Komisioner KPU Kota Kediri divisi Teknis Penyelenggaraan sebagai salah satu peserta vicon rakornis tersebut mengusulkan memilih opsi terakhir yaitu 12 bulan. “Dengan asumsi wabah covid benar benar tidak ada temuan kasus baru.
Ini untuk melindungi status kesehatan penyelenggara pemilu yang nantinya akan berproses dan bersinggungan dengan masyarakat dan juga untuk masyarakat pada umumnya. Jika saat ini tahapan dibekukan di bulan maret, maka usul dilanjutkan dibulan maret 2021 dan tdk ada pengurangan lama setiap tahapan. Khususnya untuk kab/ kota yg memiliki calon perseorangan, tentunya ini harus diimbangi dengan kebijakan force majeure misalnya dari kepmendagri dan pembaruan regulasi terkait pemilihan jika tidak perlu ada pembaharuan NPHD sehingga tdk memulai dari titik nol lagi,” papar Nia.

Meskipun tidak sedang melaksanakan pemilihan, KPU Kota Kediri tetap memberikan dukungan kepada KPU Kab/Kota lain yang melaksanakan Pemilihan dan berharap pemilihan akan terlaksana dengan lancar meski ditunda. ns