KPU Kota Kediri- KPU Kota Kediri melalui Komisioner Divisi SDM, Parmas (Moch. Wahyudi) dan Sekretaris (Suroto) mengikuti Rapat Koordinasi secara DARING (Jum’at, 15/5) yang diselenggarakan KPU Provinsi Jawa Timur. Rapat koordinasi dipimpin oleh Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Jawa Timur (Rohani) didampingi oleh Plt. Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur (Suharto/Totok).

Divisi Litbang dan SDM KPU Jatim (Rochani) menyampaikan bahwasannya KPU RI sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran nomor 4, 8, 13 dan 15 Tahun 2020 terkait work from home serta keputusan sekretaris jenderal KPU nomor 357/SDM.03,1-kpt/05/SJ/V/2020 tentang Pedoman Teknis Bekerja di Tempat Tinggal Masing-masing bagi pegawai di lingkungan Sekretariat Jenderal KPU, Sekretariat KPU Provinsi, dan Sekretariat Kabupaten/Kota. “Dengan keluarnya SK 357 maka pencatatan kinerja harian sangat penting. Implementasinya tidak hanya terhadap hak harian tetapi juga terhadap laporan keuangan” ungkap Rohani.

Selain itu Plt. Sekretaris KPU Jatim (Soeharto Totok) menjelaskan terkait harapan sebelumnya bahwa SK 357 ini terbit terlebih dahulu sebelum munculnya Surat Edaran nomor 4 dan terakhir Surat Edaran nomor 15. Kedepan wajib membuat laporan harian Work From Home (WFH) masing-masing ASN beserta daftar hadir. Sekretaris terlebih dahulu membuatkan surat tugas melaksanakan WFH dengan ketentuan tetap melaksanakan pelaporan daftar hadir maupun laporan kinerja perhari bagi ASN masing-masing satker.

Sebelum mengakhiri rapat koodinasi, Rohani mengingatkan Kembali bahwa SK 357 berlaku sejak ditetapkan pada 13 Mei 2020 sehingga bila telah menerapkan Work From Home (WFH) sebelum itu maka sekretaris KPU Kabupaten kota untuk dapatnya memastikan aktifitas WFH dapat ditertanggungjawabkan serta mengingatkan kepada Komisioner divisi SDM sebagai penanggungjawab pembinaan SDM untuk berkoordinasi dengan sekretaris nmonitoring pelaksanaan surat keputusan tersebut.

Pasca Rakor ini, sekretaris KPU Kota Kediri merencanakan sosialisasi SK 357 kepada seluruh ASN dilingkungan KPU Kota Kediri pada senin mendatang guna memberikan pemahaman yang sama kepada semua ASN sehingga pelaksanaan Work From Home (WFH) bisa dipertanggungjawabkan. yud