KPU Kota Kediri – Gogot Cahyo Bhaskoro komisioner KPU Provinsi Jawa Timur mengatakan bahwa Pemilihan Kepala Daerah Serentak lanjutan yang dilaksanakan pada 09 desember 2020 merupakan bagian dari Jaring pengaman social (social safety net). Hal ini disampaikan pada forum Rapat Koordinasi dan Halal bi Halal Divisi Sosdiklih dan Parmas KPU Se-Jawa Timur melalui Daring (Selasa, 2/6).

Gogot Cahyo Bhaskoro menjelaskan bahwasannya KPU mau tidak mau dan suka tidak suka sesuai dengan Rapat dengar pendapat antara Komisi II DPR RI, Bawaslu, KPU dan DKPP serta Menteri dalam negeri yang diselenggarakan 27 Mei yang lalu menyepakati pelaksanaan Pemungutan suara Pemilihan serentak Lanjutan pada 09 Desember 2020 dengan menerapkan protokol Covid-19. Terdapat sisi positif pelaksanaan pemilihan serentak lanjutan ditengah pandemi covid-19 salah satunya adalah pemilihan kepala daerah menjadi jaring pengaman social bagi masyarakat. “Pemilihan di jawa Timur saja melibatkan sebanyak 1.930 PPK, 14.367 PPS dan kurang lebih 106.323 KPPS yang kan bekerja dan memperoleh honorarium, hal itu akan sangat membantu perekonomian masyarakat” ungkap Gogot.

Ditambahkan oleh Gogot CB masih banyak lagi sisi positif lainnya seperti adanya perputaran ekonomi melalui 1,047 Trilyun anggaran pemilihan di Jawa Timur, penggunaan APBN untuk menopang pelaksanaan Pemilihan ditambah dana yang dikeluarkan pasangan calon serta sumberyang lain. Selain itu Pemilihan juga sebagai ajang untuk kampanye berperilaku hidup sehat serta mendorong kepedulian dan kepekaan sosial serta kesadaran masyarakat yang penuh empati dan gotong royong.

Disisi lain Gogot CB juga menjelaskan adanya konsekuensi dari pelaksanaan Pemilihan ditengah pandemi covid yaitu dimungkinkan menurunnya kualitas pemilih dengan penurunan target parmas dari 79 % menjadi 77,5%, peningkatan angka golput, keselamatan pemilih serta ketidaksetaraan akses informasi. Tetapi gogot menghimbaiu kepada seluruh KPU Kabupaten Kota se-Jawa Timur untuk selalu optimis dalam melaksanakan tahapan pemilihan. “Kita ambil hikmah dari kondisi ini, semoga pelaksanaan pemilihan serentak lanjutan dapat berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada”. Gogot Juga berpesan supaya selalu menjaga Kesehatan, menerapkan perilaku hidup sehat dilingkungan kantor ataupun diluar kantor serta tetap menjaga integritas sebagai penyelenggara pemilu. yud