KPU Kota Kediri – Hari ini, Kamis (30/7) KPU Kota Kediri mengadakan Rapat Pleno terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Bulan Juli Tahun 2020. Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Bawaslu Kota Kediri, Komisioner dan Sekretariat KPU Kota Kediri. Rapat Pleno dibuka oleh Pusporini Endah Palupi Ketua KPU Kota Kediri, dimana beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan acara Rapat Pleno terbuka ini didasarkan pada perintah KPU RI yang tertuang dalam SE nomor 550/PL.02.1-SD/01/KPU/VII/2020 tentang Rapat Pleno dan Permintaan Data Pemilih Hasil Pemutakhiran Data Berkelanjutan Tahun 2020. ” KPU Kota Kediri sudah memutakhirkan Data Pemilih secara berkelanjutan sejak bulan Januari 2020. Sebagai pertanggungjawaban terhadap kegiatan tersebut, KPU Kota Kediri melaporkan hasil pemutakhiran data pemilih setiap bulannya melalui website dan medsos. Dan kemudian pada bulan Juli ini dilaporkan melalui rapat pleno terbuka dengan mengundang Bawaslu, selain itu juga disiarkan secara live di media facebook KPU Kota Kediri. Saya harap dengan keterbatasan ini, pleno dapat berjalan lancar dan disetujui semua pihak,” terang beliau.

Dalam Laporannya, Nasrudin Komisioner KPU Kota Kediri divisi Program dan Data menyampaikan bahwa Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan bulan Juli tahun 2020 dituangkan dalam Berita Acara KPU Kota Kediri nomor : 45/PK.01-BA/02/KPU-Kot/VII/2020 dengan rincian Data Pemilih Laki laki : 100.446, Data Pemilih Perempuan 104.376 sehingga total Data Pemilih di Kota Kediri ada 204.822. ” Untuk bulan Juli data Pemilih di Kota Kediri berkurang sebanyak 14 pemilih, dimana sebelumnya yaitu bulan Juni total Jumlah Pemilih ada 204.836. Banyak hal yang membuat data pemilih berkurang yaitu antara lain karena pemilih tersebut telah meninggal dunia, sehingga akan di TMS kan dalam Data Pemilih, ” papar Nasrudin.

Setelah laporan disampaikan oleh nasrudin dan kemudian hasil pemutakhiran tersebut disetujui, ketua Bawaslu Kota Kediri, Mansur menyampaikan beberapa hal bahwa KPU Kota Kediri tidak akan sendirian dalam melakukan proses pemutakhiran data pemilih ini, Bawaslu juga turut memberikan support dengan melakukan pengawasan serta melaporkan kepada KPU apabila mendapatkan data pemilih di kota kediri yang telah meninggal dunia, pindah keluar ataupun masuk ke kota Kediri serta perubahan status TNI/Polri. ” Kita akan tetap bersinergi dengan KPU agar Pemilu yang akan datang dapat berlangsung lebih baik tentunya diawali dengan penyajian Data Pemilih seakurat mungkin,” tegas beliau.

Perlu diketahui bahwa acara dilangsungkan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19. Acara ditutup dengan penyerahan Berita Acara Rekapitulasi data Pemilih Berkelanjutan bulan Juli tahun 2020 kepada Bawaslu Kota kediri. nhi