KPU Kota Kediri – Mansur, ST Ketua Bawaslu Kota Kediri silaturrahim ke KPU Kota Kediri dalam rangka persiapan riset kepemiluan (Selasa, 25/8). Ditemui langsung oleh ketua KPU Kota Kediri (Pusporini Endah Palupi) Mansur menjelaskan bahwa Bawaslu Kota Kediri beserta Bawaslu Kabupaten Biltar, Nganjuk dan Tuban akan melaksanakan riset kepemiluan yang difokuskan di Kota Kediri. Riset tersebut terkait dengan data pemilih dan logistic pada pemilihan kepala daerah Kota Kediri Tahun 2018.

“Kami (Bawaslu Kota Kediri) sempat mengajukan judul riset ke Bawaslu RI terkait pengawasan penetapan jumlah pemilih dan pengaruhnya terhadap logistic pemilihan dan alhamdulillah judul tersebut sebagai salah satu yang disetujui oleh Bawaslu RI” kata Mansur.

Terkait riset tersebut, maka Bawaslu Kota Kediri mengajak Kerjasama KPU Kota Kediri untuk Bersama-sama melaksanakannya. “Rencananya nanti siang, kita rapat koordinasi dengan Bawaslu Blitar, Nganjuk dan Tuban untuk mempersiapkan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pelaksanaan riset. Kami berharap KPU Kota kediri berkenan bekerjasama terutama dalam penyediaan data guna menunjang riset tersebut”.

Pusporini Endah Palupi ketua KPU Kota Kediri menyambut baik tawaran tersebut dan berharap hasil riset dapat bermanfaat bagi pelaksanaan pemilu dan pemilihan diwaktu yang akan datang. “Kita (KPU Kota Kediri) siapkan data yang dibutuhkan dan Kita juga siap mensukseskan pelaksanaan riset ini” kata Pusporini.

Informasi dari Mansur, Bawaslu Kota Kediri berinisiatif mengambil tema daftar pemilih dan logistik terinspirasi dari munculnya banyak daftar pemilih khusus di TPS 20 Kelurahan Ngronggo sehingga jumlah surat suara yang ada di TPS bersangkutan tidak mencukupi sehingga diambilkan dari TPS sekitar. “Walau surat kebutuhan surat suara terhadap DPK terpenuhi, tapi hal menarik dari TPS 20 adalah banyaknya jumlah DPK dan Jumlah surat suara yang terbatas. Ini titik kunci riset kita terkait pengawasan penetapan daftar pemilih dan distribusi logisticnya.” yud