KPU Kota Kediri– Bertempat di ruang rapat Dispenduk Capil Kota Kediri, Kamis (10/9) KPU Kota Kediri berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Kediri dalam rangka melaksanakan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Koordinasi yang diikuti oleh Komisioner KPU Kota Kediri Divisi Data dan Informasi (Nasrudin), Komisioner Divisi SDM Parmas (Wahyudi), Sekretaris KPU kota Kediri (Suroto) dan Kasubag Program Data (Anisa Dyah Kusuma) serta Kasubag dan Staf Dispenduk Capil Kota Kediri tersebut membahas tentang strategi yang dapat dilakukan oleh KPU Kota Kediri dalam rangka pengumpulan data pemilih TMS dan Pemilih Baru.

Nasrudin menjelaskan bahwa saat ini KPU Kota Kediri sedang berupaya untuk memutakhirkan data pemilih pemilu 2019 dengan mengeluarkan pemilih yang tidak memenuhi syarat dan menambahkan pemilih baru. Terkait kegiatan tersebut KPU Kota Kediri membutuhkan data dan informasi dari Dispenduk Capil serta masyarakat. “Tiap bulan kita melaksanakan rapat pleno rekapitulasi atas perubahan jumlah data pemilih, sampai saat ini yang banyak adalah data TMS meninggal dunia, sedangkan kita (KPU Kota Kediri) kesulitan menambah pemilih baru karena terkadang data yang diperoleh tidak lengkap” kata Nasrudin.
Senada dengan Nasrudin, sekretaris KPU Kota Kediri Suroto juga menyampaikan bahwasannya KPU Kota Kediri mencoba untuk menghimpun data pemilih dengan bersurat ke Instansi terkait seperti Dinas Sosial terkait penduduk yang meninggal dunia, Kecamatan, Kelurahan serta ke Dispenduk Capil terkait sirkulasi penduduk dan yang menginjak umur 17 tahun. Selain itu KPU Kota Kediri juga membuka layanan masukan masyarakat terkait masyarakat yang telah memenuhi syarat atau yang tidak memenuhi syarat menjadi pemilih melalui laman website KPU Kota Kediri.

Selanjutnya Kasi Pengolahan & Penyajian Data Kependudukan, Bidang PIAK & Pemanfaatan Data (Andik) mengapresiasi apa yang dilakukan oleh KPU Kota Kediri dan mendukung penuh kegiatan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan serta berharap. Terkait dengan Data Kependudukan, Andik menjelaskan memang tidak semua komponen kependudukan dapat diserahkan ke KPU Kota Kediri karena terbentur dengan aturan terkait data tersebut. “Saat ini Kami (dispendukcapil) hanya bisa memberikan NIK dan Nama, kalau nantinya ada aturan untuk memberikan elemen lain, kami akan menyampaikan ke KPU kota Kediri” tutur Andik yang diamini oleh Sigit staf dispendukcapil yang membidangi aplikasi data.

KPU Kota Kediri pasca koordinasi ini, berharap sinergi KPU Kota Kediri dengan Pemerintah Daerah Kota Kediri terutama dengan Dispenduk Capil terkait data penduduk dapat ditingkatkan sehingga kedua satker dapat saling mengisi terutama dalam hal pendataan sirkulasi penduduk dan pemilih di Kota Kediri sehingga data pemilih di Kota Kediri menjadi lebih baik di pelaksanaan Pemilu kedepan. Adk