KPU Kota Kediri – Hari ini Kamis (17/9) KPU Kota Kediri digawangi oleh divisi Hukum dan Pengawasan kembali mengadakan Sinau Bareng PKPU Pencalonan. Dilaksanakan di Ruang RPP Kilisuci, acara sinau bareng berlangsung selama 2 jam ini dihadiri oleh Komisioner dan Sekretariat KPU Kota Kediri.

Dipandu oleh Reza Christian, divisi hukum dan pengawasan KPU Kota Kediri, masih melanjutkan pembahasan pada sinau bareng sebelumnya, kali ini pembahasan pada Bab Pencalonan dari Partai Politik/ Gabungan Partai Politik serta perseorangan. ” Sudah jelas dalam Pasal 5 bahwa calon yang diusung oleh partai politik / gabungan partai politik yang memperoleh 20% perolehan Kursi atau 25% akumulasi perolehan suara sah. Kota Kediri karena jumlahnya ada 30 kursi maka calon minimal diusung oleh partai politik/ gabungan yang memperoleh minimal 6 kursi. Jika kita nanti pemilihan dilaksanakan tahun 2022 jika tidak ada perubahan, dasar yang dipakai adalah hasil pemilu 2019 termasuk DPT nya juga pemilu 2019.” terang Reza.

Ditambahkan pula oleh Nia Sari divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu bahwa dalam hal dukungan yang diberikan oleh partai politik itu harus secara administrasi dan kehadiran. “Bukti dukungan dari partai politik dituangkan dalam bentuk form B.KWK dan ditanda tangani oleh pimpinan partai (ketua dan sekretaris), selain itu mereka juga harus hadir dalam pendaftaran calonnya,” imbuh Nia Sari.

Kemudian untuk sinau bareng selanjutnya diagendakan pembahasan PKPU Kampanye, mengikuti tahapan pemilihan 2020. dh