KPU Kota Kediri – Selasa (6 oktober 2020) KPU Kota Kediri melaksanakan Sinau Bareng PKPU tentang Dana Kampanye (PKPU 5 Tahun 2017 dan PKPU 12 Tahun 2020 ). Sinau bareng ini merupakan kegiatan yang telah direncanakan oleh divisi hukum dan disepakati dalam rapat pleno perencanaan kegiatan mingguan. Bertempat di ruang RPP kilisuci, kegiatan sinau bareng dihadiri oleh komisioner dan sekretariat KPU Kota Kediri.

Kegiatan sinau Bareng PKPU Dana Kampanye ini dipimpin oleh Nia Sari div. Teknis penyelenggaraan. Disampaikan oleh Nia Sari bahwa Pelaporan dana kampanye terdiri dari LADK, LPSDK dan LPPDK. “ Semua peserta Pemilihan wajib melaporkan seluruh kegiatan kampanyenya, mulai dari dana awal, sumbangan yang diterima hingga penggunaan dananya. Laporan tersebut diserahkan kepada KPU sesuai dengan format yang telah disediakan. Dalam pelaporannya ada batas waktu pula yang harus dipatuhi oleh peserta pemilu, tidak boleh menyerahkan laporannya melebihi tenggat waktu yang diberikan. Nah untuk saat ini karena kita melaksanakan pemilihan di tengah pandemi, semua proses pelaporan dilakukan secara online melalui aplikasi SIDAKAM, jika pada pemilihan terdahulu KAP (Kantor Akuntan Publik)tidak mengakses SIDAKAM melainkan mendapatkan  hardcopy dan softcopy Laporan Dana Kampanye peserta pemilu dari KPU, kalau pemilihan 2020 ini KAP langsung memeriksa Laporan Dana Kampanye masing masing peserta pemilu melalui SIDAKAM ” terang Nia Sari.

Ditambahkan pula oleh Wahyudi Komisioner KPU Kota Kediri div. SDM, Sosdiklih dan Parmas bahwa dalam hal pelaporan dana kampanye, KPU hanya menerima saja. Tidak mempunyai wewenang menentukan apakah Laporan Dana Kampanye tersebut patuh/ tidak patuh. “Selama Peserta Pemilu menyerahkan Laporan Dana Kampanye tidak melebihi tenggat waktu yang diberikan ya kita wajib menerima,” lanjut Wahyudi.

Acara diakhiri pukul 11.30 Wib pada pembahasan terakhir pasal 14A dan akan dilanjutkan pada pertemuan yang akan datang. HN